Ada Tujuh Titik Sumber Kemacetan di Kota Kupang, Dishub Berupaya Minimalisir

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere mengatakan, saat ini terdapat tujuh titik kemacetan yang berada di wilayah Kota Kupang. Tujuh titik kemacetan terdapat di Oesapa, tepatnya di Jalan Timor Raya di cabang Oesapa yang dijadikan terminal bayangan, jalan Siliwangi dua titik, Kuanino, Oepura, Cabang Masuk Pasar Oeba, dan Jalan Soeharto dekat Undana Lama.

“Ketujuh titik itu menjadi sumber kemacetan. Hal ini sudah berlangsung lama dan sering menjadi pengeluhan para pengguna jalan,” kata Bernadinus Mere kepada wartawan, Rabu (09/09/2020).



Bernadinus Mere mengatakan, untuk mengatasi kemacetan ditujuh titik tersebut, pihak dinas perhubungan telah melakukan berbagai upaya dengan memasang marka pembatas jalan trafight light, namun kemacetan masih saja terus terjadi. Hal ini disebabkan para pengguna jalan yang tidak disiplin. Selain itu para pengguna jalan tidak mengikuti aturan rambu lalu lintas. Selain aktifitas bongkar muat yang dilakukan mobil pick up juga menjadi salah satu penyebab kemacetan yang terjadi.

Oleh karena itu, kata Bernadinus Mere, pihak perhubungan telah mengeluarkan aturan yang melarang aktifitas bongkar muat bagi mobil pick up maupun mobil kontainer disiang hari. Aktifitas bongkar muat hanya bisa dilakukan pada malam hari, tepatnya jam 8 malam sampai jam 6 pagi.

Selain itu, Dinas Perhubungan juga akan menurunkan petugas untuk mengatur jalanya arus lalu lintas pada saat kondisi jalan ramai. Semua itu dilakukan untuk meminimalisir kemacetan yang terjadi di ketujuh titik macet yang berada diwilayah Kota Kupang. (NTT-YM)