Dugaan Pelanggaran 10 ASN, Bawaslu Belu Akan Kirim  Rekomendasi Klarifikasi ke Komisi ASN 

Bagikan Artikel ini
Laporan Yansen Bau
Atambua,  NTTOnlinenow.com – Hasil kajian klarifikasi Bawaslu Belu bersama sembilan Camat dan satu Pimpinan OPD lingkup Pemkab Belu diduga terlibat pelanggaran dalam politik praktis Netralitas ASN akan segera dikirim ke Komisi ASN di Jakarta.
Klarifikasi telah dilakukan tanggal 3 September lalu oleh Anggota Komisioner dan petugas Bawaslu terkait dengan kehadiran 10 ASN di  acara ritual adat di Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Duabesi, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL pada tanggal 29 Agustus lalu.
”Klarifikasi sudah dilakukan dan Bawaslu Belu akan segera serahkan hasil klarifikasi dalam bentuk kajian dan direkomendasikan ke Komisi ASN di Jakarta,” ungkap Ketua Bawaslu Belu, Andreas Parera saat dikonfirmasi awak media ini, Minggu (06/09/2020).
Menurut Parera, pihak Bawaslu mengklarifikasi terkait kegiatan tersebut didalamnya ada deklarasi terkait dukungan terhadap salah satu bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati/Wabup di Pilkada 2020.
“Buat kita ikuti acara adat itu tidak ada masalah. Yang bermasalah adalah pernyataan-pernyataan diduga mengarah pada dukungan pada salah satu paslon,” terang dia.
Lanjut Parera, klarifikasi tersebut dalam proses kajian dan segera miliki putusan. Berkasnya dirampungkan hari ini, dan paling lama besok kita akan beri rekomendasi ke komisi ASN.
“Kewenangannya ada disana. Komisi ASN-lah yang menentukan itu pelanggaran atau bukan. Jika terdapat pelanggaran maka sanksinya pun akan ditentukan Komisi ASN. Pihak Bawaslu belum memakai undang-undang Pilkada terkait undang-undang ASN. Tugas kami meneruskan rekomendasi ke komisi ASN,” urai Parera.
Masih menurut Ketua Bawaslu Belu selain 9 orang camat, terdapat pula Kepala BKPSDMD Belu sebagai Ama Nai-nya (Tua Adat), 2 kepala Desa dan Master of Ceremony.
Diketahui, sembilan Camat yang hadiri kegiatan itu antara lain,  Camat Lamaknen Selatan, Camat Lamaknen, Camat Raihat, Camat Kota Atambua, Camat Atambua Barat, Camat Atambua Selatan, Camat Tasifeto Barat, Camat Raimanuk dan Camat Nanaet Duabesi.