Zeyto Ratuarat Pimpin Organda Kota Kupang

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Anggota DPRD Kota Kupang Zeyto Ratuarat resmi terpilih dan dilantik menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Kupang Periode 2020-2025. Terpilihnya Zeyto Ratuarat menjadi Ketua Organda Kota Kupang melalui Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Organda Kota Kupang yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (04/09/2020).

Muscab Organda Kota Kupang dibuka Sekda Kota Kupang, Fahrensi Funay, yang dihadiri Ketua DPD Organda NTT, Felix Pulu, Plt Asisten III Setda Kota Kupang, Thomas Dagang, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Cabang Kupang, beserta sejumlah undangan yang hadir.

Muscab ke- 5 Organda Kota Kupang kali ini mengusung Thema meningkatkan peran serta anggota organda untuk mendukung program pembangunan Kota Kupang dan tetap menjaga kelancaran angkutan penumpang dan angkutan logistik ditengah pandemi covid 19.

Ketua DPD Organda NTT, Felix Pulu dalam sambutanya usai melantik pengurus organda Kota Kupang Periode 2020-2025 mengatakan, anggota Organda harus memahami fungsi dan tanggung jawabnya sebagai mitra pemerintah. Perkembangan sektor transportasi sangatlah dinamis, sehingga perlu disikapi oleh seluruh anggota Organda dengan mengikuti dan menangkap peluang yang ada,

“Organda harus mampu mensinergikan antara kondisi eksisting dengan kebutuhan masyarakat melalui kreasi dan inovasi. Untuk mewujudkan harapan tersebut, segenap anggota Organda harus dapat memahami visi dan misi organisasi,” ujarnya.

Felix Pulu mengatakan, khusus di Provinsi NTT dan Kota Kupang ada sedikit masalah menyangkut angkutan umum. Hal ini disebabkan banyak pengusaha angkutan umum yang gulung tikar pasca pandemi covid 19.



” Berdasarkan data yang kami peroleh, sebelum pandemi Covid 19, jumlah kendaraan umum dan armada angkutan barang yang beroperasi di Kota Kupang dan NTT secara keseluruhan sebanyak 11 ribu unit. Namun setelah memasuki new normal, ada sebanyak enam ribu sopir dan kondektur yang diberhentikan karena pengusahanya gulung tikar,” kata Felix.

Selain itu, kata Felix masalah yang ada di Kota Kupang juga terkait larangan bagi angkutan umum memasuki kawasan bandara Eltari Kupang untuk mencari penumpang.

Untuk itu, kata Felix, keberadaan pengurus Organda Kota Kupang yang baru dilantik, diharapkan dapat bekerja secara maksimal untuk menghidupkan kembali pengusaha angkutan umum yang berada di Kota Kupang. Selain itu pengurus Organda yang baru diharapakan dapat melakukan pendekatan dengam pihak pengelola Bandara Eltari agar angkutan umum bisa beroperasi sampai di dalam bandara.

Sementara itu, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Funay dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Kupang berharap agar keberadaan Organda Kota Kupang dapat menghidupkan kembali angkutan umum di Kota Kupang.

“Angkutan umum merupakan sarana yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan terutama dalam mendukung kegiatan perekonomian masyarakat tak terkecuali di daerah perkotaan. Sistem transportasi yang ada dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan mobilitas penduduk dan sumber daya lainnya yang dapat mendukung terjadinya pertumbuhan ekonomi dan sosial di Kota Kupang, kata Sekda. (NTT-YM)