Unik dan Lucu, Dua Bocah Kakak Beradik, Minta Ikut Kibarkan Bendera Merah Putih

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Dua bocah kakak beradik, Kimberly Clara Lin (3) dan Kevlyn Junior Lin (2) di Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sejak tanggal 1 Agustus lalu menangis ingin ambil bagian mengibarkan bendera merah putih di depan rumah mereka.

Bahkan nampak sebelum bendera dinaikkan, dua kakak beradik ini mengambil bendera dari ibunya dan membuka secara teratur, kemudian memegang ujung kain bendera sambil mengungkapkan kecintaannya kepada Negara Indonesia.

“Love Indonesia”, kata Kimberly terputus – putus.

“Indonesia, yes” sambung Kevlyn adiknya perlahan mengikuti ucapan Kimberly.

Keduanyapun memaksa ikut menaikkan bendera merah putih pada tiang tertinggi di depan rumahnya. Jika tidak diikutsertakan, keduanya menangis sambil mengucapkan kata Indonesia secara berulang kali.

Ibunya, Mey mengaku melihat anak kecil menangis itu hal biasa. Namun merengek minta ikut menaikan bendera merah putih adalah sesuatu hal yang langka.

“Saya tidak menyangka anak – anak sekecil ini bisa menerima bendera dalam keadaan terlipat rapih dari tangan saya, kemudian membuka, memegang tanpa salah memposisikan warna bendera merah putih, kemudian bergaya dan minta difoto. Mereka juga dengan tenang ikut mengibarkan bendera kemudian memberi penghormatan kepada merah putih yang berkibar “, jelas Mey kepada NTTOnlinenow.com Senin,(17/08/2020) pagi.

Mey yang awalnya kuatir bendera merah putih dijadikan bahan mainan anak – anak atau salah digunakan, malah balik berbangga saat menuruti keinginan anak – anak, bersama anggota keluarganya mendampingi membantu menaikan bendera tepat di depan rumahnya.



“Mereka menangis ketika saya enggan memberi bendera. Akhirnya sayapun menuruti, dibantu orang – orang rumah, bendera merah putihpun berkibar di ujung tiang tertinggi. Anak – anak tertawa bangga setelah melihat bendera merah putih yang dikibarkan melambai ditiup angin”, sambung Mey bercerita.

Mey mengaku, menjelang HUT RI ke – 75, banyak tayangan di televisi bernuansa merah putih. Ia menduga anak – anak belajar mengenal bendera merah putih dan lagu – lagu Kebangsaan dari tayangan di televisi.

Selain itu anak – anaknya, menurut Mey memang memiliki warna kesukaan merah dan putih.

“Bahkan sejak kecil, mereka senang jika mendapat pakaian berwarna merah dan putih. Permainan anak – anak seperti sepeda, mobil – mobilan, boneka dan lain – lain hampir semua bernuansa merah putih”, ungkap Mey.

Kedua bocah kakak beradik ini, sejak bendera merah putih dikibarkan tanggal 15 Agustus, pada malam harinya mereka minta bendera diturunkan.

“Mereka takut benderanya hilang, tapi ada terselip satu harapan agar paginya mereka bisa kibarkan kembali bendera merah putih itu”, tambah salah seorang pamannya sambil tertawa.

Sementara kedua bocah, terlihat selalu memantau lambaian bendera merah putih yang dikibarkan. Tampak wajah ceria dua bocah kakak beradik tersenyum puas jika pagi hari melihat benderanya masih aman berkibar.