Letkol Inf. Wiji Untoro Jalani Tradisi Penyambutan Sebagai Dandim 1605/Belu Baru

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu menggelar tradisi penyambutan Dandim 1605/Belu yang baru, Letkol Inf. Wiji Untoro bersama Ibu (Ketua) Persit KCK di Makodim Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Jumat (7/8/2020).

Tradisi penyambutan tersebut dilakukan usai serahterima Jabatan Dandim 1605/Belu bersama beberapa Dandim lainnya yang berlangsung di Makorem 161/WS pada Sabtu (1/8/2020) lalu.

Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro disambut puluhan personel Kodim Belu. Selanjutnya laporan Kasdim 1605/Belu Mayor Inf Ery Ninu lanjut Hasehawaka, pengalungan tais adat Belu ke Dandim baru Letkol Wiji bersama Ibu.

Usai pengalungan, Dandim 1605/Belu bersama Ibu melaksanakan protap kesehatan yakni pengetesan suhu tubuh dan mencuci tangan. Selanjutnya memasuki kompleks Makodim diiringi tarian likurai dari Sanggar Kikit Dusun Manubaun Desa Kabuna.



Acara tradisi dilanjutkan dengan penghormatan oleh Pos Jaga, menuju ke jaga satri untuk menerima penghormatan berjajar sebagai Dandim baru. Para Perwira disusul seluruh anggota Kodim dan ibu-ibu Persit menyanyikan lagu selamat datang menyambut Dandim 1605/Belu yang baru.

Dalam pengarahan serta perkenalan singkat bagi personel Kodim di lapangan hitam Makodim, Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro mengatakan, kita patut mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kepada kita kekuatan serta Hidayah hingga kita dapat melaksanakan kegiatan pada hari ini dengan baik.

Mantan Danyon 743/PSY itu mengajak seluruh anggota TNI dan PNS agar saling bekerjasama dengan baik dalam melaksanakan tugas sehari-hari. “Sebab tidak ada seorang komandan yang hebat tanpa adanya anggota yang hebat dan mari kita saling mendukung satu sama lain,” ujar dia.

Wiji juga berharap kepada seluruh anggota saling mendukung dan saling mengingatkan satu sama lain dalam melaksanakan tugas. Hal itu sangat penting, sehingga dalam melaksanakan tugas dapat berjalan dengan baik.

“Harus saling dukung dalam melaksanakan tugas, sehingga tugas kita berjalan dengan baik dan dengan demikian pelanggaran sekecil apapun dapat terhindari,” kata Wiji.