Sambut New Normal dan HUT RI, PBSI Mabar Bagikan Ribuan Masker dan Gelar Turnamen

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S Marthin
Labuan Bajo, NTTOnlinenow.com – Menyambut ‘New Normal’ dan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-75 tahun ini, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan bhakti sosial dengan membagikan ribuan masker gratis dan menggelar Turnamen Bulu Tangkis tingkat kabupaten Mabar.

Pembagian masker gratis yang disertai dengan turnamen bulu tangkis itu, selain dalam rangka menjemput new normal dan memperingati HUT RI Ke-75 tahun ini, pasalnya olahraga merupakan salah satu upaya yang dianjurkan pihak medis dalam memperkokoh daya tahan tubuh seseorang dari serangan virus mematikan tersebut, kata Ketua Umum PBSI Mabar, Marsel Jeramun, kepada wartawan, Senin (3/8/2020) disela-sela kegiatannya di TPI Kampung Ujung Labuan Bajo.

“Ya, olahraga inikan salah satu hal penting yang dianjurkan dalam memperkokoh daya tahan tubuh dalam melawan korona,” ujar Marsel Jeramun.

Ketiga lokasi pembagian masker itu diantaranya, Pasar Wae Kesambi, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Ujung dan Pelabuhan Pelni Labuan Bajo.

Dengan sasarannya, terhadap seluruh pedagang, pengunjung dan ojek.

Sedangkan, Turnamen Bulu Tangkis, rencananya akan mulai digelar pada, 5 Agustus hingga 16 Agustus 2020, dan akan dikuti oleh ratusan para atlet yang merupakan putra-putri asal Mabar.

“Turnamen ini hanya diikuti oleh putra dan putri Mabar saja. Tidak terbuka untuk kabupaten lainnya,” ungkap Jeramun.

Kegiatan ini bekerjasama dengan, BOP LBF, Bank NTT, Bank Mandiri, Bank BRI, ASDP dan Perhotelan.



Menurutnya, dengan digelarnya Turnamen ini, mau menunjukan kepada dunia luar, terutama para wisatawan, baik mancanegara maupun domestik bahwa Labuan Bajo sebagai daerah destinasi super prioritas telah siap memasuki new normal.

Selain itu, untuk mengembalikan disorientasi dan pengalihan kebiasaan pada para remaja yang selama ini cenderung dengan gaya hidup negatif.

“Selama inikan banyak anak-anak kita disorientasi dan pengalihan kebiasan ke hal-hal yang negatif karenanya salah satu pilihannya hanya dengan berolahraga,” tambah Jeramun.

Lebih lanjut, Marsel Jeramun menjelaskan, dilihat dari sisi geografis dan topografisnya, Mabar yang didominasi oleh wilayah pegunungan, lembah dan perbukitan, maka sangat cocok jika olahraga bulu tangkis ini diterapkan di kampung-kampung karena tidak membutuhkan lapangan yang begitu luas.

Turnamen ini akan diikuti oleh ratusan peserta

“Akan dikuti oleh 100 pasang atlet, dari 24 pasang yang merupakan utusan dari 12 kecamatan di Mabar. Diantaranya, 12 pasang ganda putri, 50 pasang ganda putra, yang terbagi kedalam 2 kategori, yaitu Pool A dan Pool B.

Total hadiah yang diperbutkan dalan turnamen tersebut sebesar Rp. 60 juta. Dengan hadiah utama yakni uang tunai, piala dan piagam.

Dirinya berharap, Pemerintah daerah Mabar segera memperhatikan hal ini, agar kedepannya Mabar bisa meraih prestasi dikanca yang lebih tinggi.

“Selama ini banyak anak-anak kita ikut Prapon, tapi mereka mewakili diri sendiri dan daerah lain, karena daerah kita belum menyiapkan fasilitas yg memadai sehingga terkesan kita melempem.
Berharap pemerintah juga punya perhatian dengan hal ini,” tandasnya.