Kematian ASN Putu Wisang, Polisi Masih Menunggu Hasil Autopsi Tim Forensik

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Resort (Polres), Timor Tengah Utara (TTU) masih menunggu hasil autopsi jenasah ASN cantik, Editha D. Putu Wisang (29), untuk mengungkap penyebab kematiannya.

“Sampai hari ini penyidik masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan tim ahli forensik seperti apa, masih menunggu,” kata Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres TTU, AKP Sujud Alif Yulamlam, Senin (27/07/2020) di Kefamenanu.

Kasatres Sujud Alif mengatakan, hasil autopsi sangat penting untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Hasil autopsi itu akan disandingkan dengan keterangan para saksi dan informasi yang telah didapatkan penyidik dalam kasus kematian korhan.

Proses autopsi tersebut telah dilakukan pada Rabu (08/07/2020) oleh Satreskrim Polres TTU bersama tim dokter forensik yang dipimpin Kombes Pol. dr. Sumy Hastri, SpF.



Hasil autopsi sendiri belum dipastikan akan selesai dalam kurun waktu berapa lama dan masih ditunggu hingga sekarang.

Baca juga : Brito Kefi, Terlapor Kasus Kematian ASN Tunda Jalani Pemeriksaan. Kuasa Hukum Minta Waktu

“Pada saat dilakukan autopsi, tim dokter belum menyatakan waktunya, kapan keluar hasilnya. Sehingga kami menunggu saja, mudah – mudahan sesegera mungkin hasilnya keluar,” kata AKP Sujud Alif.

Ia mengatakan, pihaknya juga tidak bisa mengintervensi tim forensik dengan lama keluarnya hasil autopsi.

“Kalau dari kami, terus terang kami memang ingin secepatnya mendapat hasil autopsi, agar kami bisa menentukan langkah – langkah ke depan yang diambil seperti apa, namun kami tidak bisa mengintervensi tim forensik. Intinya kami tetap berkoordinasi dengan tim forensik, ” kata Sujud Alif.

Menurutnya, hasil autopsi itu nantinya dipakai untuk mendukung penentuan dari langkah – langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh penyidik Polres TTU. Selama belum ada hasil autopsi, proses penyelidikan tetap berjalan.

“Selama menunggu hasil autopsi, penyelidikan tetap berjalan dengan tetap melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi – saksi dari kedua belah pihak, baik pelapor maupun terlapor”, lanjut Sujud Alif.

Editha D. Putu Wisang (29), ASN cantik asal Kefamenanu, Timor Tengah Utara meninggal dunia pada Minggu (21/06/2020) diduga akibat reaksi ramuan menggugurkan kandungan yang telah diminumnya. Dugaan lain, selain mengkonsumsi ramuan aborsi yang dibeli korban atas persetujuan kekasihnya Yohanes Debrito Kefi, tindakan aborsi juga dibantu seorang dukun yang dikenal lewat kekasihnya itu.