Di Manggarai OTG Covid-19 Bertambah 2 Orang

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Lodovikus Demung Moa, kepada wartawan, Sabtu (11/7/2020), kembali mengumumkan, 2 (Dua) Orang Tanpa Gejala (OTG) di daerah itu dinyatakan positif reaktif covid-19 berdasarkan hasil rapid test antibody, Jum’at, 10 Juli 2020 di 3 (Tiga) lokasi berbeda di daerah itu, yaitu Terminal Mena Ruteng, Pasar Inpres Ruteng, dan Pasar Puni Ruteng.

Kedua orang itu masing-masing M (52) dan R (37), keduanya berjenis kelamin perempuan dan berprofesi sebagai pedagang sembako dan emas di Pasar Inpres Ruteng. Dengan demikian, total OTG baru di Manggarai berjumlah 5 orang.

Kedua orang tersebut adalah hasil rapid test di Pasar Inpres Ruteng dengan sasaran terhadap 100 orang. Hasilnya 2 orang (M dan R) dinyatakan reaktif, sedangkan 98 orang lainnya non reaktif.

M (52) berjenis kelamin perempuan, berprofesi sebagai pedagang emas, berstatus kawin atau sudah berkeluarga dan kini tengah mengandung. Pasangan ini memiliki riwayat perjalanan dari Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan belum lama ini bersama anggota keluarganya berjumlah 4 orang. Tetapi hasil pemeriksaan terhadap seluruh anggota keluarga dinyatakan non reaktif.

Pasalnya, selama berada di Makasar, M bersama keluarganya sempat menjalani rapid test dan hasilnya non reaktif.

Sedangkan, R (37) perempuan lajang, berprofesi sebagai pedagang Sembako, berasal dari kabupaten Bima, NTB, namun sudah lama berdomisili di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT.



Baik M maupun R, keduanya kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Pada hari yang sama, lokasi pemeriksaan, selain di pasar Inpres Ruteng, juga di Pasar Puni dan Terminal Mena.

Di Pasar Puni Ruteng sasaran terhadap 48 orang, hasilnya non reaktif. Demikian pula di Terminal Mena Ruteng sasarannya terhadap 37 orang hasilnya non reaktif.

Moa juga menyebutkan, saat ini ada 3 OTG yang sedang menjalani karantina di Wisma Atlet Stadion Golo Dukal Ruteng. Diantaranya, KFJ (29), MSN (22), dan PRJ. Lebih lanjut dia menyebutkan, total 7 orang OTG yang telah dikirimkan sampel SWABnya ke Laboratorium PCR, pada 10 Juli 2020 untuk diperiksa. Ketujuh OTG tersebut adalah KFJ (29), MSN (22), PRJ, DEG (21), NYL (19), R (37), dan M (52).

Dari ketiga OTG yang sedang diisolasi di Wisma Atlet Stadion Golodukal, 2 diantaranya adalah mahasiswa yang masih aktif kuliah di Malang dan Makasar.

“Mahasiswa kuliah di Malang itu pernah rapid test di Surabaya dan hasilnya non reaktif. Namun setelah dilakukan rapid test ulang di Manggarai, yang bersangkutan dinyatakan reaktif. Demikian pula dengan Mahasiswa yang kuliah di Makasar itu. OTG asal Wae Ajang, kecamatan Satar Mese itu pernah dirapid test di Makasar, tetapi hasilnya non reaktif. OTG tersebut memiliki riwayat sakit DBD. Saat dirapid test ulang di Ruteng, hasilnya reaktif,” terang Moa.