Kematian ASN Cantik di TTU Terkuak. Korban Hamil Dan Dipaksa Aborsi Oleh Sang Pacar

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – EDPW (29) ASN cantik yang baru saja diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Timor Tengah Utara (TTU) meninggal secara misterius 21 Juni 2020 lalu.

Korban diduga tewas usai mengkonsumsi ramuan tradisional untuk menggugurkan kandungan atas paksaan sang pacar berinisial YDK, yang berprofesi sebagai pengusaha di Kota Kefamenanu. Pacar korban diketahui sudah berkeluarga.

Kasus kematian Putu, dilaporkan ibu kandung korban bernama Ny. Veronika Nyi Nyoman Sarni (49), warga Kampung Baru RT/RW 003/002, Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu. Laporan itu bernomor: LP/217/Vl/2020/NTT/Res TTU.

“Jadi memang benar. Keluarga korban sudah melapor sejak akhir bulan Juni 2020 lalu, proses hukumnya sementara berjalan,” jelas Hendrikus Wisang, paman kandung korban di rumah Kampung Baru, Rabu (8/7/2020).


Beberapa jam sebelum meninggal dunia, lanjutnya, korban mengaku meminum ramuan untuk menggugurkan kandungan sesuai perintah pacarnya, YDK.

“Dalam dokumen percakapan di handphone korban, pacarnya menyuruh membeli ramuan-ramuan itu secara online, bahkan seluruh biaya ramuan yang dibeli bersedia ditanggung YDK. Ada juga orang Iain yang terlibat dalam aksi aborsi tersebut, semua cara dipakai. Bukti percakapan semua sudah kita kantongi ,”jelas Hendrikus Wisang, paman korban.

Keluarga juga sudah meminta polisi untuk membongkar kuburan korban untuk melakukan otopsi. Tim dokter forensik yang dipimpin Kombes Pol Dr. Sumy Hastri, dr. SpF tiba di Kefamenanu, Rabu siang.

“Iya benar sudah ada Iaporan pengaduan dari keluarga korban. Kami masih Iakukan pulbaket. Terduga pelaku belum kami periksa,” kata Kasatreskrim Polres TTU, AKP Sujud Alif Yumlamlam.

Hingga berita ini diturunkan, proses autopsi oleh tim forensik masih sementara berlangsung.