Operator Sensor Pohon di TTU, Tewas Mengenaskan Tertimpa Batang Kayu Ampupu Berdiameter 4,85 cm

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOlinenow.com – Nasib naas menimpa Daniel Seko (52) yang kesehariannya bekerja sebagai operator sensor pohon.

Warga Sumlili RT 009 RW 004, Desa Fatuneno, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ini, harus kehilangan nyawa akibat tertimpa batang pohon yang disensornya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (01/07/2020) pukul 13.30 wita di Sumlili.

Saksi mata, Emanuel Naben dan Alexander Anin menuturkan, batang kayu yang dipotong korban, jatuh ke tebing dan korban ikut terjatuh tertindih pohon.

“Korban dan saya tadi pergi ke Sumlili untuk memotong kayu Ampupu milik warga desa Fatuneno, bapak Mikhael Anin. Setelah sampai di TKP Korban sempat menajamkan rante mesin sensor yang sudah tumpul di atas batang pohon yang akan di potong, setelah selesai menajamkan rante sensor, korban langsung memotong kayu tersebut. Batang kayu Ampupu yang sudah lama di tebang tersebut sudah tumbang dan batang kayu pohon Ampupu yang akan di potong besar berdiameter 4,85 Cm. Korban naik di atas batang kayu tersebut untuk memotongnya. Namun berselang beberapa lama kemudian batang pohon yang sedang di potong korban terguling ke bawah karena posisi batang kayu berada di tempat yang miring ( pinggir tebing )”, jelas Naben.

Lanjut saksi, “Saat batang kayu terguling ke bawah posisi korban masih berada di atas batang kayu tersebut dan korban sempat melompat. Namun korban melompat ke arah bawah mengikuti arah tergulingnya kayu sehingga tubuh korban langsung ditindih batang kayu yang terguling ke arah bawah tebing. Melihat kejadian tersebut, saya langsung berteriak meminta tolong kepada masyarakat desa Fatuneno untuk membantu mengangkat batang kayu yang sementara menindih tubuh korban, namun tubuh korban tidak bergerak lagi dan punggung kaki bagian kiri korban mengalami luka robek. Setelah di lakukan pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Eban, ternyata korban sudah tidak bisa tertolong. Korban meninggal dunia pada saat masih di TKP,” tutur Naben.

Keluarga korbanpun, menerima peristiwa tersebut sebagai kecelakaan. Sesuai rencana, korban akan dimakamkan pada Kamis (02/07/2020).

Keterangan Foto : Kondisi korban tertindih Pohon Ampupu