Satgas Yonif R 142 di Belu Bagi Bendera Merah Putih dan Kitab Suci Untuk Umat Nasrani

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Rakyat dan Negara merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, salah satu syarat berdirinya suatu Negara tentunya harus memiliki rakyat, dan Negara yang kuat tentunya memiliki rakyat yang mempunyai Nasionalisme tinggi untuk Negaranya.

Sikap Nasonalisme yang tinggi dari rakyat dalam suatu Negara tentunya didukung oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah kepada rakyatnya untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dan disepakati secara bersama-sama.

Seperti halnya kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ menyerahkan Bendera Merah Putih dan Kitab Suci umat Nasrani berupa Alkitab, Madha Bakti, Rosario di Gereja Katolik St. Maria Bunda Penebus Umanen Fatuketi di Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Kegiatan Satgas Yonif R 142/KJ dalam rangka mendukung kegiatan keagamaan di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste dan upaya memperkokoh jiwa Nasionalisme masyarakat setempat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf. Ikhsanudin dalam rilis tertulisnya yang diterima media, Senin (29/6/2020) malam.

Dikatakan bahwa, kegiatan penyerahan Bendera Merah Putih dan penyerahan bantuan Kitab Suci umat Nasrani berupa Alkitab, Madha Bakti, Rosario ini dilaksanakan pada Minggu (28/6/2020) yang diterima oleh Romo Crisantus Lake, Pr selaku pimpinan Gereja Katolik St. Maria Bunda Penebus Umanen Fatuketi.

Jelas dia, bendera Merah Putih merupakan lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia yang harus kita banggakan bersama, semoga melalui kegiatan ini dapat lebih memperkokoh jiwa Nasionalisme masyarakat yang ada di tapal batas RI-RDTL.

“Sementara bantuan Kitab Suci umat Nasrani berupa Alkitab, Madha Bakti dan Rosario ini merupakan tanda bahwa kami mendukung penuh kegiatan keagamaan masyarakat yang ada di daerah penugasan, khususnya bagi warga Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur,” ujar Ikshanudin.

Dansatgas menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Perwira Pembinaan Mental (Pabintal) Satgas Letda Arh J. Nainggolan dan Perwira Teritorial (Pater) Satgas Letda Inf HG. Sitohang bersama 6 orang personel Satgas yang bertepatan dengan hari ibadah umat Nasrani.

“Adapun bantuan yang kami serahkan berupa Bendera Merah Putih sebanyak 14 helai dan Kitab Suci umat Nasrani berupa Alkitab sebanyak 17 buah, Madha Bakti terdiri dari yang baru sebanyak 24 buah dan yang lama sebanyak 22 buah serta Rosario sebanyak 24 buah,” rinci Ikshanudin.

Lanjut dia, selain Romo Crisantus Lake, Pr selaku pimpinan Gereja Katolik St. Maria Bunda Penebus Umanen Fatuketi, penyerahan bantuan ini juga disaksikan oleh Diakon Bernadus Uskono, MSsCc serta delapan orang perwakilan Ketua Lingkungan Gereja Katolik St. Maria Bunda Penebus Umanen Fatuketi.

“Amanah yang dititipkan oleh masyarakat Provinsi Jambi dapat berguna bagi saudara-saudara mereka di Nusa Tenggara Timur dan memperkokoh jiwa Nasionalisme untuk NKRI,” harap Ikshanudin.

Sementara itu, Romo Crisantus Lake, Pr selaku pimpinan Gereja Katolik St. Maria Bunda Penebus Umanen Fatuketi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Satgas Yonif R 142/KJ atas kebersamaan selama ini.

“Saya atas nama umat di Paroki ini mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ,” ucap Romo Crisantus.

Lanjut dia, kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Satgas yang senantiasa memanunggalkan diri dengan masyarakat dan umat di Paroki ini sehingga telah menjadi keakraban bersama, dan kepedulian serta perhatian Satgas sangat tinggi untuk pembangunan Rumah Ibadah selama di sini.

“Kebersamaan ini terus kita pupuk bersama, hidup dalam cinta kasih dalam mewujudkan berkat bagi sesama,” harap Romo Crisantus.