Elimelek Konay Dianiaya, Diduga Terkait Putusan MA Kepemilikan Tanah di Danau Ina

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Diduga tak terima putusan Mahkamah Agung nomor 3171, yang memenangkan Elimelek Konay Cs, terkait kepemilikan tanah di Danau Ina. Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pihak Marten Konay Cs, akhirnya melakukan tindakan pidana pengeroyokan terhadap Elimelek.

Aksi pengeroyokan yang terjadi di lokasi jalan dekat tanah tersebut, akhirnya berujung pada laporan polisi oleh Elimelek di SPKT Polda NTT, Rabu (27/5/2020) berdasarkan Nomor laporan polisi, LP/B/221/V/RES. 1.24./2020/ SPKT.
Didampingi Tim hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT, korban Elimelek akhirnya resmi melaporkan ulah Marten Konay Cs sebagai pelaku tindak pidana pengeroyokan sesuai pasal 170 KUHP. Laporan kasus ini diterima oleh petugas BANUM IV SPKT, Bripka, Petrick Marthin Bolly, S.AP.

Reno Junaedy, SH dari LBH Surya NTT kepada media ini usai membuat laporan polisi mengatakan, kami telah mendampingi korban melaporkan kejadian tersebut di SPKT Polda NTT terkait kasus tindak pidana pengeroyokan sesuai pasal 170 KUHP yang di lakukan oleh Marten Konay Cs.

“Kami berharap kasus ini segera dilimpahkan ke tahap penyidikan agar klien kami segara mendapat keadilan dan kepastian Hukum serta pelakunya dapat segera di proses sesuai aturan Hukum yang berlaku.” Tegas Reno.

Hal yang sama juga Di sampaikan rekannya Cornelia Talahatu di pelataran depan ruang SPKT Polda NTT mengatakan, Kami akan tetap mengawal kasus ini sampai pada Meja hijau.”Kami dari LBH akan terus memantau perkembangan kasus ini sampai mendapatkan kepastian Hukum.” Ungkap Cornelia Talahatu. (Tim).