Imigrasi Atambua Deportasi 16 WNA

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua telah lakukan mendeportasi 16 Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan pelanggaran keimigrasian di daerah Kabupaten Belu, Malaka dan TTU wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Adapun tindakan keimigrasian Atambua terhadap 16 Warga Negara Asing yang melakukan pelanggaran keimigrasian dideportasi akumulasi data penindakan Imigrasi Atambua sejak bulan Januari hingga April 2020.

Demikian Kepala Kantor Imigrasi Atambua, K. A Halim kepada media saat dihubungi, Selasa (26/5/2020).

Lanjut Halim, sesuai data penindakan 16 WNA tersebut merupakan warga negara tetangga Timor Leste. Sementara dua WNA lainnya warga Aljazair telah dilaporkan ke Rudenim Kupang dan warga Thailand wajib lapor di Kanim Atambua.

Adapun sesuia data penindakan di bulan Januari dua WNA pelimpahan dari TPI PLBN Mota’ain dan tindakan deportasi melalui PLBN Mota’ain. Bulan Februari satu WNA limpahan dari Kodim Belu, tindakan deportasi melalui PLBN Mota’ain.

Di bulan Maret terdapat lima WNA, satu limpahan dari petugas paspor deportasi melalui PLBN Wini, dan empat limpahan dari Polsek Malaka ke PLBN Motamasin dideportasi melalui PLBN Motamasin.

Bulan April terdapat delapan WNA, empat dilimpahkan dari PLBN Mota’ain dan Polsek Lamaknen dideportasi melalui PLBN Mota’ain, dan empat limpahan dari Polsek Malaka Tengah dideportasi melalui PLBN Motamasin.

Sementara untuk data penindakan untuk bulan Mei masih dalam pendetensian petugas Data Tindakan Imigrasi (DAK) Kantor Imigrasi TPI Atambua.

Sedangkan untuk data perlintasan kebarangkatan dan kedatangan WNI dan WNA bulan Januari hingga Mei 2020 sebanyak 61.150. Adapun rinciannya, kedatangan dan kebarangkatan WNI sebanyak 23.020, serta kedatangan dan keberangkatan WNA sebanyak 38.130.