BPJS Kesehatan Gelar Forum Kemitraan Perkuat Sinergitas dan Koordinasi

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – BPJS Kesehatan Cabang Atambua mengadakan kegiatan Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan (stakeholders) dan Perwakilan Mitra tingkat Kabupaten Belu Tahun 2020 di Aula Lantai I Kantor Bupati Belu, Selasa (19/5/2020).

Kegiatan dalam rangka memantapkan sinergitas dan meningkatkan dukungan dari para pemangku kepentingan terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN–KIS).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua, dr. Munaqib mengatakan, pelaksanaan pertemuan forum kemitraan antar pemangku kepentingan di Kabupaten Belu ini bertujuan selain untuk mengevaluasi pelaksanaan program JKN-KIS di Wilayah Kabupaten Belu.

Selain itu juga mereview regulasi terkait peran Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan dan upaya peningkatan pelayanan kesehatan dan penugasan khusus BPJS Kesehatan melakukan verifikasi klaim Covid-19.

Dijelaskan, kegiatan ini sebenarnya forum yang rutin dilaksanakan dua kali setahun dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Belu diantaranya yang mewakili peserta, pemberi layanan kesehatan dan mewakili Pemerintah Daerah dengan tujuan untuk mengevaluasi layanan kesehatan khususnya peserta JKN-KIS.

Terkait dengan Covid-19, Munaqib menurutku sesuai regulasi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai penyakit yang dapat menimbulkan wabah sebagaimana masuk dalam manfaat yang tidak dijamin program JKN, BPJS hanya diberikan tugas untuk melakukan Verikasi klaim Covid-19 yang mana kewenangannya ada pada Kementerian Kesehatan RI.

Disebutkan bahwa, BPJS Kesehatan khusus penugasan dalam melakukan verifikasi klaim Covid-19 berdasarkan surat Menko PMK No. S.22/MENKO/PMK/III/2020 tentang penugasan khusus verifikasi Klaim Covid-19 tanggal 27 Maret 2020, Surat Menkeu No. S.275/MK.02/2020 tanggal 06 April 2020, dan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK 01.07/MENKES/238/2020 tentang juknis klaim penggantian biaya perawatan-perawatan pasien PIE tertentu Covid-19.

Munaqib mengatakan, dengan dilaksanakan forum kemitraan untuk memperkuat koordinasi antara BPJS dengan mitranya, diharapkan dukungan dan sinergi dari mitra terus ditingkatkan untuk menjamin kualitas dan kuantitas program JKN-KIS.

“ Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu berserta para mitra yang telah membantu menyukseskan program JK-KIS ini di wilayah perbatasan,” ungkap dia.

Untuk diketahui, dari 224.884 jiwa jumlah penduduk di Kabupaten Belu , sudah sebanyak 182.840 Jiwa sudah terdaftar atau tercover JKN-KIS.

Kegiatan forum kemitraan BPJS Kesehatan Atambua dibuka oleh Plt. Sekda Kabupaten Belu, Marsel Mau Meta dihadiri Ketua Komisi III DPRD Belu, Kadis Kesehatan Belu, Direktur RSUD Mgr. Gabriel Manek, Svd Atambua, Direktur RS Marianum Halilulik serta mitra kerja lainnya.