Niat Bersihkan Sumur, Tiga Warga Kefamenanu Tewas Diduga Akibat Kehabisan Oksigen

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow,com – Tiga orang warga Takin, desa Oenenu Selatan, Kecamatan Bikomi Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara, ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah sumur sedalam 20 meter lebih, pada Sabtu (16/05/2020) siang.

Penemuan itu sontak mengagetkan warga desa Oenenu Selatan. Tiga orang yang teridentifikasi bernama Eduardus Abi (19), Wenseslaus Sasi (23) dan Emanuel Nomel (23) itu tewas di dalam sumur diduga lantaran kehabisan oksigen.

Informasi yang berhasil diperoleh NTTOnlinenow.com dari warga desa setempat, Agustinus Sasi di TKP, peristiwa naas itu berawal saat tiga orang korban melaksanakan pembersihan sumur dengan kedalaman 20 meter lebih menggunakan generator. Namun karena kekuatan generator yang digantung dalam sumur berkurang maka korban pertama Eduardus Abi masuk ke dalam sumur untuk menaikan gas sehingga air bisa tersedot namun korban terjatuh dan tidak terlihat lagi. Melihat hal tersebut korban kedua, Wenseslaus Sasi ikut turun dengan tujuan hendak menyelamatkan Eduardus Abi namun naas menimpa, Wenseslaus mengalami nasib yang sama. Korban ketiga, Emanuel Nomel sempat masuk ke dalam sumur dan menolak menggunakan tali yang akan diikat warga ke pinggangnya. Emanuel hanya memegang tali yang diikat pada tiang sumur. Baru kira – kira pada kedalaman 18 meter korban sudah kehabisan oksigen. Sebelumnya masih ada upaya warga untuk mengulurkan tali ke korban ketiga namun terlepas dan korban terjatuh.

Kapolsek Miomaffo Timur, Iptu Gustaf Steven Ndun, S.I.P menjelaskan pihaknya sudah berada di TKP sejak pukul 11.00 wita, setelah mendapat laporan warga.

Langkah awal pihak Kepolisian, mengumpulkan keterangan dan kronologi kejadian.

“Diduga penyebab ketiga korban meninggal karena kehabisan oksigen. Ini dibuktikan dengan kondisi korban pertama, kedua dan ketiga yang tarjatuh dalam sumur dalam kondisi lemas,” jelas Gustaf.

Sesuai pantauan NTTOnlinenow.com di TKP, tindakan lain yang dilakukan Kapolsek Miomaffo Timur, melarang warga sekitar yang hendak turun ke dalam sumur untuk mencari korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Sektor Miomaffo Timur bersama aparat desa setempat dan warga masih menunggu kedatangan Tim Basarnar Provinsi NTT untuk mengevakuasi ketiga korban.