Bea Cukai Atambua Dalami Kasus 43 Dos Tembakau Yang Diserahkan Satgas Yonif Raider 142

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)Tipe Madya Pabean B Atambua masih melakukan pengalaman kasus 43 tembakau merek shag yang dilimpahkan Satgas Yonif Raider 142/KJ pekan lalu.

Demikian Kepala Kantor Bea dan Cukai Atambua Tribuana Wetangterah didampingi Maezun Najib salah seorang staf ketika dihubungi awak media di kantor Bea Cukai Atambua, Haliwen, Kabupaten Belu, Kamis (14/5/2020).

Dikatakan bahwa, perkembangan kasus 43 tembakau masih sementara dilakukan pendalaman oleh penyidik. Intinya kita lakukan sesuai prosedur mengawal dari awal setelah diserahkan rekan Satgas Yonif Raider 142/KJ.

“Dari awal kita kawal, kita lakukan lidik kasus itu sudah kita minta keterangan dari rekan Pamtas dan lainnya,” terang Wetangterah.

Dijelaskan, untuk sementara memang belum ada pihak yang dimintai keterangan yakni pemilik barang inisial itu HL yang sebelumnya sudah diperiska sama TNI. “Tapi, atas pelimpahan itu sudah kita terbitkan sprint dan rencana akan kita minta keterangan dari pihak terkait,” terang Wetangterah.

Sementara itu, terkait dengan kasus 20 karton rokok surya 12 dan 24 tembakau sek merk pohon sagu yang diamankan aparat Ditpolairud Polda NTT dan telah diserahkan ke pihaknya, jelas dia pihaknya telah melakukan penelitian dan pemilik HL mengaku barang bukti milik dirinya.

“Tangkapan Pol Airud Polda sudah kita tetapkan sebagai Barang Dikuasai Negara (BDN) dan Barang Milik Negara (BMN). Untuk sementara kita masih dalami pelanggaran pasalnya. Apa karena ini pelimpahan dari instansi eksternal karena terkait legalitasnya sedang kita dalami terkait dengan barang bukti dan sampai saat ini belum dapat bukti karena kita masih dalam pendalaman dan hari senin akan lakukan pengambilan keterangan,” urai Wetangterah.

Kepala Kantor Bea Cukai Atambua itu mengatakan, nantinya dalam pengembangan tergantung fakta apabila ada pelanggaran akan kita proses dan langsung ke kejaksaan dan kalau tidak ada pelanggaran akan kita selesaikan dengan BMN atau musnahkan atau kembalikan.

“Saat ini kami belum bisa tetapkan itu pelanggaran karena masih dalami. Pointnya apakah ada pelangagran atau tidak,” tandas Wetangterah.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 43 Dus Tembakau merek Shag yang berhasil diamankan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ di wilayah Atapupu dilimpahkan ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)Tipe Madya Pabean B Atambua, Senin malam (11/05/2020).

Penyerahan barang bukti (tembakau,red) diduga hendak diselundupkan ke Timor Leste langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin diterima oleh Kepala Bea Cukai Tribuana Wetangterah disampaikan para Anggota Satgas, staf Bea Cukai juga pemilik barang bukti berinisial (HL).