Cegah Penyebaran Covid-19, Pemdes Siru Perketat Aturan

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Labuan Bajo, NTTOnlinenow.com – Pasca Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengumumkan 2 (Dua) orang positif Covid-19 di daerah itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Siru bersama Gugus Tugas tingkat desa mulai perketatkan aturan dan pengawasan orang masuk desa.

Hal itu dilakukan semata-mata untuk mencegah penyebaran Covid-19, kata Kepala Desa Siru, Sumardi, kepada Wartawan, Jumat (8/5/2020).

Diantaranya, membuka posko covid-19 tingkat desa untuk membatasi pergerakan orang keluar masuk desa, mewajibkan seluruh masyarakat mengenakan masker, baik yang keluar maupun masuk desa, melakukan penyemprotan disinfektan keliling, masyarakat diwajibkan memiliki tempat atau wadah cuci tangan yang diletakan didepan rumah, memberlakukan jam malam, semua kios dan toko wajib ditutup pukul 21.00 Wita, melakukan sosialiasi pencegahan covid-19 bersama bidan desa, khususnya di dusun Poco Ndoang, Kolong dan Pong Topak, membagikan masker gratis kepada warga, dan membagikan bantuan sembako dari dinas sosial kepada warga terdampak covid-19.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mabar mengumumkan, dua orang pasien terkonfirmasi positif C-19 di Mabar. Keduanya, masing-masing, Pasien 01 berinisial SS (71), laki-laki, berdomisili di Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor. Jenis Spesimen Nasofaring/Orofaring. Pemeriksaan sampel, 23 April 2020, disimpulkan Positif Covid-19.

Pasien 02 berinisial MS (52), laki-laki, berdomisili di Desa Siru, Kecamatan Lembor. Jenis Spesimen Nasofaring/Orofaring. Pemeriksaan sample, 23 April 2020, disimpulkan Positif Covid-19.

Kedua Pasien ini merupakan pelaku perjalanan dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan belum lama ini. Saat ini keduanya tengah menjalani karantina di rumah karantina Mabar di Labuan Bajo.

Kepada seluruh masyarakat desa Siru, Sumardi menghimbau agar tidak panik, namun tetap waspadah. Selain itu patuhi terhadap aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, termasuk peratuiran desa Siru guna mencegah penyebaran covid-19 yang terus mewabah saat ini.