APD Penanganan Covid-19 Tiba di Belu Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sejumlah Alat Pelindung Diri (ADP) telah tiba di Dinas Kesehatan Kabupaten Belu guna dukung pencegahan Covid-19.

Informasi yang diperoleh media, APD ditempatkan di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Adapun jumlah APD yang tersedia di Posko Covid-19 Kabupaten Belu yakni APD Lengkap 10 set, Baju Coverall 465 pcs, Kacamata Google 296 pcs, Pelindung Wajah/Helm 260 pcs, Sepatu Booth 284 pasang.

Sarung tangan karet 1.000 pasang, sarung tangan non steril 200 box, Masker N95 80 pcs, Masker Bedah 2.750 pcs, Rapid Test Covid 100 pcs, SWAB Test Covid 720 set, Jas Hujan 30 pcs, Termal Scanner 18 pcs.

Demikian Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu Cristoforus M. Loe Mau dalam rilis yang diterima media, Senin (4/5/2020).

Sementara itu, update data monitoring dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan Kabupaten Belu hingga Senin, 4 Mei 2020 Pukul 14:00 Wita, jumlah total Pelaku Perjalanan Berisiko dalam pantauan sebanyak 1.615 orang berkurang 1.351 orang sehingga tersisa 264 orang Pelaku Perjalanan Beresiko dalam pantauan.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 71 orang, berkurang 65 orang karena telah selesai masa pemantauan sehingga total ODP hari ini 6 orang. Untuk 6 orang ODP tersebar di Kecamatan Tasifeto Timur 2 orang, Atambua Barat 2 orang, dan Kecamatan Tasifeto Barat 2 orang.

Lanjut Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu itu, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 2 orang yang sementara menjalani perawatan di Rumah Sakit Mgr. Gabriel Manek Atambua. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 nihil.

Meski data monitoring PDP dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Belu nihil, Pemkab Belu terus menghimbau seluruh warga untuk tetap waspada dengan terus menjalankan pola hidup sehat.

Warga jelas dia, tetap di rumah atau menjaga jarak fisik apabila bertemu orang lain, tidak boleh bersentuhan atau membatasi interaksi fisik, hindari kerumunan orang dan selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun.

“Bagi warga Kabupaten Belu yang baru pulang dari luar daerah terutama daerah yang terinfeksi Covid-19 agar melaporkan diri ke Posko Gugus Tugas melalui call center 081238654568 yang aktif 24 jam untuk selanjutnya mengikuti arahan petugas termasuk mengisolasi diri. Lindungi diri, lindungi sesama,” ujar Loe Mau.

Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, World Health Organization (WHO) menganjurkan agar semua masyarakat menggunakan masker. Untuk masker N95 dikhususkan kepada Tenaga Medis sedangkan masyarakat dapat memakai masker kain yang dijahit dan selalu dicuci.

Diimbau juga bagi para pelintas yang memasuki wilayah Kabupaten Belu wajib mentaati semua aturan yang ada disetiap Posko Pemantauan tanpa terkecuali demi keselamatan kita bersama. Mulai dari penggunaan masker, penyemprotan disinfektan, cuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan pendataan.