CD Betesda Yakkum dan Aliansi Pemuda Belu Lakukan Berbagai Giat Dukung Pencegahan Covid-19

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – CD Betesda Yakkum Belu bersama Aliansi Pemuda Belu untuk kemanusiaan melakukan berbagai kegiatan dalam upaya mendukung penanggulangan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Daerah maupun warga Kabupaten Belu.

Koordinator CD Betesda Yakkum Belu Yosofat Ician, Minggu (27/4/2020) mengatakan, berbagai kegiatan yang dilakukan CD Betesda Yakkum dan Aliansi Pemuda Belu dalam mencegah Covid-19 didukung oleh Komunitas Etnis Tionghoa Belu.

Jelas dia, sambil menunggu pengiriman bantuan dari Jakarta pihak Betesda bersama Aliansi dan Etnis Tionghoa sejak awal bulan melakukan sosialisasi atau pemberian informasi tentang Covid-19 melalui baliho dan spanduk, APD untuk beberapa layanan kesehatan (Puskesmas). Seperti membangun posko Aliansi Pemuda Belu di Kelurahan Rinbesi dan baliho pencegahan Covid-19 di berbagai fasilitas publik.

Selain itu lanjut Yosofat, mendata kelompok rentan, misal ojek yang kehilangan pendapatan, ODHA, penyandang disabilitas dan lain-lain untuk mendukung aktivitas ekonominya tetap berjalan. Miisinya selain menggalang dukungan berbagai pihak untuk peduli terhadap kemanusiaan, juga meningkatkan ekonomi kelompok rentan berbasis potensi lokal.

“Kegiatannya memberikan informasi melalui spanduk, baliho, leaflet. Respon emergency bagi layanan kesehatan dan kelompok rentan) dan lakukan pendataan kelompok rentan untuk dukung kegiatan ekonominya,” urai Yosofat.

Lanjut dia, bantuan yang akan diberikan berupa sarana Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk publik di Kelurahan (Umanen & Tulamalae), 6 desa (Leosama, Fatuketi, Silawan, Bakustulama, Manleten, Tukuneno). Informasi melalui spanduk/banner, leaflet di 2 Kelurahan dan 6 Desa tersebut.

Selain itu, bantuan untuk 8 layanan kesehatan (RSUD, Puskesmas Umanen, Ainiba, Atapupu, Silawan, Atambua Selatab, Halilulik, Wedomu). Bentuknya sarana CTPS, APD & sarana kesehatan lain guna mendukung pelayanan penanganan covid-19, dan Orang Dengan HIV – AIDS (ODHA) di Belu dalam bentuk makanan tambahan berupa susu, multivitamin dan minuman instan herbal.

“Dalam minggu ini bantuannya baru mulai direalisasi. Realisasi sedikit terlambat karena masih menunggu pengadaan barang terutama APD yang langka. Tapi informasi kemarin, semua barang sudah siap dikirim ke Belu,” terang Yosofat.

Tambah dia, dalam respon Covid-19, kita yang tergabung dalam aliansi, menggalang dukungan dari stakeholder di dalam maupun di luar aliansi. Mencoba mengoptimalkan potensi lokal untuk mendukung pemda melalui gugus tugas Covid-19.

“Implementasi kegiatan respon Covid-19 selain dengan aliansi juga tetap dengan pemda sebagai mitra utama. Bentuknya seperti bantuan yang akan diberikan untuk layanan kesehatan di 7 puskesmas dan RSUD,” ujar dia.

Lanjut Yosofat, CD Betesda Yakkum selain tetap fokus isu HIV dan Aids di Belu juga melakukan kegiatan respon Covid-19 yang terjadi saat ini. Dimana implementasinya, tidak jalan sendiri tetapi mengintegrasikan kegiatannya bersama organisasi kemasyarakatan pemuda atau kelompok lain yang tergabung dalam aliansi.

“Poinnya adalah kebersamaan. Tidak memandang status sosial, latar belakang politik, agama, ras, suku, ideologi dan lain-lain dalam mencegah penyebaran sekaligus memutus rantai Covid-19,” ujar dia.