Rutin, Personel Kodim Belu Isi Ulang Air di Bak Penampung Cuci Tangan Pada Fasilitas Umum

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Persoel Kodim 1605/Belu di wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL rutin melakukan patroli pengisian ulang air pada bak penampung air cuci tangan yang terdapat di berbagai tempat atau fasilitas publik.

Seperti yang dilakukan personel Kodim Belu bersama Babinsa Koramil 1605-01/Kota mengisi ulang air pada bak tampung cuci tangan di area pasar baru Atambua, Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua, Rabu (8/4/2020).

Danramil 1605-01/Kota, Mayor Kav. Yatman memimpin langsung patroli itu menurutku, maksud dan tujuan dari pengisian ulang air cuci tangan yang dilakukan oleh Koramil 1605-01/Atambua untuk
mengantisipasi kekosongan air pada bak penampung air cuci tangan di kompleks pasar.

“Kita antisipasi agar bak  yang tersebar pada 4 titik di area pasar baru Atambua tetap ada air sehingga warga selalu cuci tangan,” terang dia.

Yatman berharap, dengan adanya pengisian ulang air cuci tangan ini diharapkan masyarakat pedagang dan pembeli yang berada di pasar baru atambua tidak mengalami kendala kekurangan air pada saat hendak mencuci tangannya.

“Selain pengisian ulang air juga dilakukan kita juga himbau kepada para pedagang dan pembeli agar selalu menjaga kebersihan pasar serta wajib menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah,” ujar dia.

Dikatakan, sosialisasi tentang pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 gencar dilakukan oleh personil TNI di wilayah perbatasan Kabupaten Belu kepada masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar mereka paham betul tentang apa yang namanya Covid-19 dan bagaimana agar tidak menular.

Diharapkan, Pemerintah harus peduli terhadap fasilitas yang telah disiapkan. “Contohnya fasilitas cuci tangan, semestinya harus selalu dikontrol agar keberadaanya terawat dan dijamin selalu ada air dan sabun,” ungkap Danramil itu.

Dia juga berharap agar, Pemerintah menerapkan instruksi dan aturan terkait Covid-19. Sehingga masyarakat dapat menyambutnya dengan menerapkan instruksi itu dengan kesadaran dan kedisiplinan yang tinggi. Maka dengan demikian upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Belu dapat di antisipasi dengan baik.