Tersangka Ilegal Logging Sonokeling, Zet Tatengkeng Cs jadi tahanan Kejaksaan Negeri Kefamenanu

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dugaan tindak pidana Kasus Ilegal Logging dalam kawasan hutan lindung di Kelurahan Aplasi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), oleh Polres TTU dilimpahkan ke Kejaksaaan Negeri Kefamenanu.

Dalam kasus yang sudah dua tahun mandek proses hukumnya, penyidik Polres TTU menetapkan 4 orang tersangka masing – masing, Zet Lorens Tatengkeng, David Ulan, Empi Lima dan Agustinus Kolo.

Kapolres TTU, AKBP Nelson Felipe Dias Quintas S.I.K, melalui Kasatreskrim, AKP Tatang Prajitno Panjaitan, S.I.K mengatakan, penyidik Polres TTU telah melakukan pelimpahan tahap dua terhadap tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Kefamenanu.

“Penyidik Polres TTU telah melakukan pelimpahan tahap dua terhadap para tersangka dan barang bukti kasus Ilegal Logging kayu jenis Sonokeling di kawasan hutan Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota, ke Kejaksaan Negeri Kefamenanu”, kata Kasat Tatang.

Potongan kayu Sonokeling hasil pembalakan liar/Foto Judith Lorenzo Taolin

Dijelaskan Tatang, pelimpahan tahap dua itu dilakukan setelah pihak penyidik merampungkan seluruh berkas dan petunjuk jaksa penyidik saat pelimpahan tahap satu. “Pelimpahan kasus tersebut karena berkas sudah P21. Para tersangka yang dilimpahkan antara lain, Zet Lorens Tatengkeng, David Ulan, Empi Lima dan Agustinus Kolo.

Sementara barang bukti, berupa kayu dolgen, alat potong Chainshaw dan sejumlah dokumen ,” lanjut Tatang saat dikonfirmasi wartawan di Kefamenanu, Senin (06/04/2020).

Diberitakan sebelumnya, para tersangka melakukan pembalakan liar kayu jenis Sonokeling dalam kawasan hutan dan menjual ke pihak tertentu. Zet Tatengkeng Cs telah ditetapkan sebagai tersangka pada 3 Desember 2018 lalu. Para tersangka pun diketahui memiliki peran berbeda – beda. Mulai dari menebang, memerintah untuk menebang, mendanai dan menjual kayu Sonokeling.

Kasie Pidum Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Hendra Saputra membenarkan, penerimaan pelimpahan kasus Ilegal Logging tahap dua. ” Kami telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti kasus Ilegal Logging dari Polres TTU.

Ditambahkan Saputra, para tersangka langsung ditahan guna kelancaran proses hukumnya.
“Para tersangka langsung kita tahan guna kelancaran proses hukumnya. Dan sesuai hasil konsultasi dengan pimpinan, para tersangka akan dititipkan di tahanan sel Mapolres TTU sambil menunggu meredanya pandemi Covid – 19. Pasalnya kapasitas penampungan di Lapas kurang memadai dan penambahan tahanan dapat memungkinkan peluang penyebaran Covid-19.