Marius : Kalau Masih Sakit Sebaiknya Jangan Pulang NTT

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Dr.Jelamu Ardu Marius, M.Si selaku Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, saat tampil di acara bincang pagi bersama Radio Suara Timor Kupang meminta, agar warga masyarakat NTT yang masih sakit; yang kini berada di daerah terpapar Covid-19 untuk tidak pulang ke NTT.

“Jadi begini positif atau negatif itu biasanya dibuktikan pemeriksaan sampel darah. Memang kita mendorong masyarakat yang mau kembali ke NTT; kalau masih dalam keadaan sakit, sebaiknya jangan dulu pulang. Dirawat dulu sampai sehat betul; baru datang ke kampung halaman dan itu juga untuk menjaga saudara-saudaramu di NTT. Jadi jangan egois, kalau misalnya di Jawa; di Bali sedang sakit, kita rawat dulu sampai sehat. Ketika sudah sehat; dokter bilang sehat; sembuh baru kembali ke NTT; ke kampung halaman,” tandas Marius.

Masyarakat NTT juga sebut Marius, jangan mencurigai kalau ada pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dalam pemantauan (ODP). “Jangan mengucilkan mereka; mengolok mereka; itu tidak boleh. Bapak Gubernur selalu mengimbau kita supaya kesempatan inilah solidaritas kemanusiaan diantara kita harus kuat; bergandengan tangan, bekerja sama lalu kemudian bersama-sama menghadapi bencana kemanusiaan ini,” ucap mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT.

Dia mengaku, pihaknya selalu memantau semua orang di seluruh NTT yang tersebar di setiap kabupaten/kota sampai di tingkat Rukun Tetangga (RT). “Kita pantau, karena itu memang kita sudah mendorong para Bupati se NTT dan Walikota Kupang untuk bisa memantau warganya sampai di RT; memantau siapa yang datang dari luar; lalu kemudian memastikan kondisi kesehatannya; berkoordinasi dengan para medis setempat supaya memeriksakan dia; supaya bisa mengikuti perkembangan klinis dari orang tersebut,” tandas Marius.

“Bapak Gubernur mengimbau seluruh rakyat NTT untuk tetap tinggal di dalam rumah, lebih banyak di dalam rumah; kalau pun keluar rumah untuk belanja makan minum ok silahkan. Tetapi begitu keluar rumah, anak-anak kita pakai masker,” tambah dia.

Hingga siang ini ODP berjumlah 686; selesai pemantauan 195; yang sedang dirawat 4 orang; PDP 15 orang; 7 orang isolasi mandiri dan 8 orang sedang dirawat di rumah sakit. (Valeri/Hms/Ad)