Cegah Covid-19, Satgas Yonif R 142/KJ Perketat Pengamanan di wilayah Belu Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ perketat pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste terkait penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Belu.

Hal itu dilakukan melalui patroli keamanan di jalur-jalur tidak resmi dengan sasaran pelintas batas ilegal di seluruh pos jajaran Satgas Yonif R 142/KJ, seperti yang dilakukan Pos Mota’ain di Dusun Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin dalam rilis tertulisnya yang diterima media di Atambua, Selasa (31/3/2020).

Menurut Ikhsanudin, kegiatan patroli keamanan yang dilakukan personel Pos Mota’ain dan pos-pos lainnya pada Senin (23/3) kemarin merupakan tindak lanjut pelaksanaan perintah dari satuan atas dalam rangka memperketat pengamanan wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste terhadap pelintas batas ilegal terkait wabah Covid-19.

“Maraknya penyebaran wabah Covid-19 telah menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah saat ini, hal ini merupakan sesuatu yang luar biasa sehingga cara kita mencegahnya pun dengan tindakan yang luar biasa,” ujar dia.

“Kami tidak mengganggap hal ini sesuatu yang ringan, sehingga kami harus mengerahkan tenaga dan pikiran secara maksimal untuk mencegah meluasnya penyebaran wabah Covid-19, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste yang saat ini menjadi tugas utama kami,” terang Ikhsanudin.

Lebih lanjut dikatakan, para Komandan disetiap pos membagi kekuatannya menjadi tiga tim dan tiap tim dipimpin oleh seorang Komandan Regu, secara bergantian melaksanakan tugas patroli keamanan pelintas batas ilegal di jalur-jalur perlintasan tidak resmi.

“Setiap tim dibekali dengan masker dan sarung tangan sebagai langkah pencegahan dan kemananan diri personel kami yang sedang melaksanakan tugas dilapangan,” ujar dia.

“Sampai dengan saat ini, kami belum mendapatkan laporan dari masing-masing pos tentang adanya pelintas batas ilegal, dan apabila ditemukan maka tindakan yang akan kami lakukan sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dan Protap (Prosesur Tetap) yang telah ditentukan, seperti mendata, memeriksa serta melaporkan kepada Satuan Atas,” tambah Dansatgas Yonif 142/KJ.

Ikhsanudin berharap, penyebaran wabah Covid-19 dapat segera diatasi sehingga masyarakat dapat melakukan kegiatan secara normal kembali, dan hal ini butuh adanya peran serta dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat Bangsa Indonesia.

Sementara itu, Danpos Mota’ain Lettu Inf. Sahita Guru Singa menyampaikan bahwa perlunya kerjasama dari semua pihak sehingga penyebaran wabah Covid-19 dapat segera mungkin diatasi.

“Kami sangat mengharapkan adayan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat seperti mengisolasi diri secara diri, sehingga penanganan penyebaran wabah Covi-19 dapat segera diatasi,” tandas dia.