Realisasi Bantuan Subsidi Perumahan Tahun 2019 Terkendala Persyaratan

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Kupang, Beni Sain mengatakan, bantuan subsidi perumahan dari pemerintah pusat tidak terealisir dengan baik. Pasalnya dari alokasi 450 rumah subsidi, hanya 23 rumah bantuan yang terealisir

Beni Sain mengatakan, untuk tahun 2019, pemerintah pusat memgalokasikan bantuan subsidi perumahan bagi pemerintah Kota Kupang sebanyak 450 unit, dengan subsidi sebesar 40 Juta Rupiah. Jadi bagi warga yang ingin membeli perumahan akan dikenakan pemotongan harga sebesar 40 Juta rupiah yang ditanggung pemerintah pusat lewat dana APBN. Namun untuk Kota Kupang, kata Beni Sain, bantuan uang terealisir hanya 23 rumah.

“Dari alokasi bantuan sebanyak 450 Rumah, hanya terealisir sebanyak 23 rumah,” kata Beni Sain.

Menurut Beni Sain, sebenarnya cukup banyak warga yang berminat untuk mendapatkan bantuan rumah bersubsidi, karena bantuan tersebut bukanya hanya untuk Pegawai Negeri Sipil, tapi untuk semua masyarakat. Namun masyarakat yang mengajukan permohonan untuk mendapat bantuan tersebut terkendala dengan persyaratan yang ditetapkan. Syarat utama untuk mendapatkan rumah tersebut adalah mereka yang tidak mempunyai pinjaman kredit di Bank, sehingga banyak pemohon yang ditolak untuk mendapatkan bantuan tersebut.

” Jadi Syarat utama untuk mendapatkan bantuan adalah calon penerima tidak mempunyai kredit di Bank,” katanya.

Beni mengaku, dengan minimnya bantuan yang tereliasir, dirinya memperkirakan bahwa bantuan subsidi perumahan tersebut akan diluncurkan kembali pada tahun 2020 ini. Oleh karena itu, masyarakat ingin yang mendapat bantuan subsidi perumahan, harus menyiapkan segala persyaratan yang ditentukan dengan baik.(ntt-ym)