Cegah Covid-19, BNPP Gandeng CIQ, TNI-Polri Semprot Disinfektan di PLBN Mota’ain Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Mota’ain gandeng CIQ, TNI-Polri didukung PMI Kabupaten Belu melakukan penyemprotan disinfektan di kompleks PLBN Mota’ain perbatasan RI-RDTL, Jumat (27/3/2020).

Aksi sinergitas aparat lintas sektor di pintu pelintasan batas dua negara sebagai langkah dalam rangka melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus Corona atau Covid-19 dari wilayah negara Timor Leste ke Indonesia.

Menurut Plt. Administrator BNPP PLBN Mota’ain Engelberthus Klau, kegiatan penyemprotan disinfektan yang dilakukan di kompleks PLBN Mota’ain oleh aparat lintas sektor yang bertugas di wilayah perbatasan Mota’ain dengan Timor Leste.

“Kegiatan didukung penuh PMI Kabupaten Belu, Koramil Wedomu, Pos Mota’ain Satgas Yonif R 142/KJ, CIQ, Kepolisian sama-sama melaksanakan semprot di area perlintasan yang ada di kompleks PLBN,” ujar Engel.

Dikatakan bahwa, maksud dan tujuan dilaksanakan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah masuknya virus Corona yang saat ini menjadi pendemi global ke wilayah di Indonesia melalui pos PLBN Mota’ain.

“Area penyemprotan yang dilakukan mulai dari gerbang masuk pos lintas batas, area kebarangkatan, kedatangan, area kargo impor, ekspor dan pos keluar. Selain itu juga area wisma pegawai dan pasar Mota’ain,” sebut Engel.

Dikatakan, langkah-langkah pencegahan lain yang selama ini dilakukan BNPP bersama teman-teman CIQ dalam rangka mencegah masuknya virus Coron melalui PLBN Mota’ain, antara lain yakni, melakukan penyemprotan disinfektan kepada setiap kendaraan yang masuk ke wilayah Indonesia.

“Jadi, kita mewajibkan mobil-mobil yang datang dari Timor Leste masuk ke area car wash. Hal ini dengan maksud, agar semua mobil yang masuk ke Indonesia harus steril dari bakteri dan virus,” kata dia.

Selanjut, pengelola PLBN juga telah menyiapkan sarana cuci tangan di area pintu-pintu masuk gedung pemeriksaan. Kemudian teman-teman dari Karantina Kesehatan selalu stand by untuk melakukan wawancara terhadap setiap pelintas yang masuk ke Indonesia.

“Dalam wawancara itu akan diketahui tentang riwayat pelintas itu dengan mengisi kartu kewaspadaan kesehatan juga lakukan pemeriksaan skrining terhadap para pelintas dengan alat thermal scanner,” terang Engel.

“Setelah tahapan itu, pelintas akan berhadap dengan petugas Imigrasi yang akan lakukan wawancara terhadap riwayat perjalanan pelintas itu, dan ami pastikan bahwa pelintas yang masuk lewat PLBN Mota’ain telah melalui prosedur protokoler penaganan Covid di wilayah perbatasan,” tambah dia.

Dihimbaukan kepada pelintas batas yang hendak melintas mengikuti PLBN Mota’ain agar menggunakan alat pelindung diri seperti masker, dan wajib mencuri tangan ditempat atau area yang telah disediakan ketika hendak masuk ke area pemeriksaan di gedung utama.

“Untuk jam pelintas setiap hari hanya berlangsung dua jam dari pukul jam 9.00 sampai jam 11.00 Wita. Hal ini kita lakukan sesuai dengan teman-teman di pos lintas batas Batugade Timor Leste. Kita juga masih layani pelintasan ekspor,” ucap Engel.