240 Pelajar SMK Darwis Ruteng Discreening di Terminal Mena

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Sejumlah 240 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sadar Wisata (Darwis) Ruteng jalani screening kesehatan di Terminal Mena, Ruteng Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ratusan pelajar itu usai menjalani praktek industry (Prakerin) di sejumlah hotel dan travel agen di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Mereka masing-masing program studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) dan dan Usaha Perjalanan Hotel (UPH), kata Kepala SMK Darwis Ruteng, Wilhelmus Bastian kepada wartawan, Rabu (25/3/2020) disela-sela kegiatan screening itu Ruteng.

Saat tiba di Terminal Mena Ruteng, seluruh siswa-siswi turun dari mobil rombongan dan satu persatu dilakukan screening kesehatan menggunakan thermogun oleh sejumlah petugas medis yang tergabung dalam Tim Komando Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid 19 Kabupaten Manggarai.

Masing-masing siswa diarahkan untuk membersihkan tangan terlebih dahulu (cuci tangan) menggunakan sabun di air mengalir dan hand sanitizer, lalu dilanjutkan dengan pengukuran suhu tubuh menggunakan thermogun dan pengisian data pribadi.

Screening yang sama pula dilakukan terhadap seluruh para penumpang dan pengemudi, baik penumpang dan pengemudi travel maupun bus yang datang dari luar kota Ruteng.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Ketua Komando Tugas Penanganan dan Pencegahan C-19 Kabupaten Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.Hum didampingi oleh Sekda Manggarai, Drs. Jahang Fansi Aldus, Kapolres MAnggarai, AKBP Mas Anton Widyodigdo, SIK, Asisten Administrasi Umum, Drs. Fransiskus Kakang, Asisten Pemerintah dan Kesra, Frumensius L.T. kurnawan, SE, Jurubicara Komando Tugas Penanganan dan Pencegahan C-19 Kab. Manggarai, Lodovikus Demung Moa, Kepala Dinas Kesehatan Manggarai, dr. Yulius Weng, M.Kes, Direktur RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, dr. Imaculata V. Djelulut, M.Kes, Kepala Dinas Perhubungan, Martinus Apri Laturake, S.H beserta sejumlah staf dinas Kesehatan dan RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Deno Kamelus mengakatakan kegiatan ini merupakan protocol standar yang digunakan terhadap setiap orang yang memasuki kabupaten Manggarai dengan mengsisi data terkait identitas dirinya sehingga memudahkan pihak terkait untuk melakukan pemantauan. Hal ini juga dilakukan sebagai bagain dari upaya pemerintah untuk melakukan pencegahan Covid-19 masuk ke Manggarai.

Bupati Deno juga memberikan sosialisasi kepada seluruh siswa untuk memberikan pemahan tentang covid-19 serta mengajak para siswa untuk tidak boleh bepergian jauh dalam waktu mendatang setelah dilakukan screening kesehatan. Apalagi para siswa-siswi itu datang dari Labuan Bajo dan bekerja di hotel-hotel yang merupakan tempat bertemunya para tamu-tamu mancanegara dari berbagai negara.

“Kita tidak tahu kondisi tamu itu seperti apa. Oleh karena itu kita asumsikan saja bahwa mereka-mereka ini juga pernah berkontak langsung dengan mereka,” terang Deno Kamelus.

Sejumlah aparat keamanan dari Polres Manggarai juga dikerahkan dalam kegiatan itu untuk mengatur lalu lintas dan mengamankan situasi.