Manggarai 6 ODP, Belum Termasuk Dalam Kategori Wilayah Terpapar Covid-19

Bagikan Artikel ini

Laporan Alvaro S. Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Bupati Manggarai, Deno Kamelus yang juga sebagai Ketua Tim Komando Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai mengatakan Kabupaten Manggarai belum termasuk dalam kategori wilayah terpapar virus corona.

Hal itu disampaikannya, kepada wartawan, Senin (23/3/2020) saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kelurahan dalam kota Ruteng untuk melakukan simulasi dan sosialisasi tentang pencegahan penyebaran virus corona.

Namun, Dia menyebutkan, sampai saat ini terdapat 6 (enam) orang yang masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP). Keenam ODP itu diketahui memiliki riwayat pernah berada di wilayah terpapar virus corona, baik luar negeri maupun dalam negeri, seperti Philina, Malaysia, Jakarta, Surabaya dan Bali.

Sebelumnya mereka melakukan pemeriksaan medis secara mandiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Ben Mboi Ruteng dengan keluhan batuk, flu dan demam. Saat ini mereka masih dalam pengobatan berdasarkan keluhannya masing-masing, ungkap Bupati Deno.

Untuk mencegah masuknya virus corona ke daerah itu, pihak Satuan Komando Gugus Tugas Corona, langsung mengunjungi sejumlah kelurahan dalam kota Ruteng dan menyambangi sejumlah ODP untuk memberikan pemahaman tentang pencegahan corona serta memberikan masker secara simulatif.

Sebelumnya Bupati Manggarai juga telah mengeluarkan instruksi keseluruh instansi pemerintah dan swasta, sekolah dan masyarakat untuk melakukan sosial distancing guna mencegah penyebaran virus corona.

Menurut Bupati Deno, untuk memudahkan pemerintah dan pihak medis dalam melakukan pemantauan, maka, Pemkab Manggarai telah menginstruksikan keseluruh kecamatan dan desa di seluruh Kabupaten Manggarai untuk segera melakukan pendataan terhadap seluruh masyarakat yang baru datang dari luar daerah terpapar virus corona.

“Saya ingin sekali memiliki data yang lebih akurat berkaitan berapa banyak orang Manggarai yang ada sekarang ini yang satu bulan tiga minggu sebelumnya itu pernah berada diwilayah terpapar. Sehingga memudahkan petugas-petugas kita nanti yang di pustu dan puskesmas untuk melakukan pantauan. Kita juga akan mengingatkan mereka nanti dengan melibatkan berbagai unsur untuk mereka tetap diam diri dirumah saja dulu. Dia tidak boleh melakukan perjalanan kemana-mana. Sehingga dengan demikian bisa mencegah penularan virus corona, kalau saja seandainya ada virus itu dalam tubuhnya,” terang Deno.