Anggota TNI dan Warga Diminta Jaga Kebersihan Rumah, Lingkungan Kompleks Makodim Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho menghimbau kepada anggota TNI, PNS dan warga kompleks Kodim Belu untuk selalu menjaga, membersihkan rumah dan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Himbauan itu menyusul beberapa kasus yang sedang terjadi di Indonesia bahkan dunia internasional, mulai dari wabah virus corona 19 (Corvid19) dan demam berdarah denque (DBD) yang mengalami lonjakan drastis di awal tahun 2020, khususnya di Kabupaten Belu.

Demikian Letkol Ari saat memberikan pengarahan kepada warga asrama Kodim 1605/Belu baik anggota yang masih berdinas aktif maupun yang telah purna tugasnya, di Aula Darma Andika Kodim 1605/Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Kamis siang (19/3/2020).

Ditekankan, terkait kasus DBD Provinsi NTT, terutama untuk wilayah Kabupaten Belu agar warga selalu menjaga kebersihan rumah maupun halaman rumah masing-masing dan tidak ada yang melakukan penampungan air tanpa ditutup.

“Untuk warga asrama agar melakukan gotong royong melaksanakan pembersihan di rumah masing-masing maupun pembersihan bersama di lingkungan asrama,” pinta dia.

Untuk kasus DBD jelas Ari jangan dianggap sepele dan kita harus serius menangani masalah wabah DBD yang saat ini melanda di wilayah kita. “Tumbuhkan kesadaran dalam diri kita masing-masing akan pentingnya kebersihan disekitar rumah maupun lingkungan. Sayangi anak-anak kita, sayangi keluarga kita dan mari kita berantas DBD,” ujar Ari.

Sementara itu terkait wabah Corvid -19, dia berharap kepada warga asrama agar tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul dan jika kegiatan yang tidak perlu jangan keluyuran kemana-mana. Hal itu dimaksudkan agar dapat terhindar dari wabah Corvid 19 yang saat ini sedang marak terjadi di dunia internasional maupun Indonesia.

Ditambahkan, selain beberapa kasus itu ditekankan juga beberapa hal penting yang tidak boleh dilakukan oleh warga asrama Makodim 1605/Belu yakni, penyalahgunaan obat-obatan terlarang (Narkoba) dan kegiatan perjudian.

“Apabila ada anggota yang terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan itu baik penyalahgunaan obat-obatan terlarang maupun perjudian atau bahkan juga tindakan asusila akan dilakukan tindakan tegas dengan diproses secara hukum,” tandas dia.

Ari juga berharap kepada anggota yang telah purna tugas dan tmasih menghuni Perumahan asrama Makodim agar dapat mengikuti semua aturan yang berlaku di dalam kompleks asrama Makodim Belu.

“Jika ada yang melanggar aturan-aturan itu, maka akan diambil tindakan tegas, bahkan bila perlu dikeluarkan dari asrama Kodim karna ini adalah perumahan militer yang dimana sudah ada aturan semuanya,” ingat Ari akhiri arahan.