Pembunuhan Sadis, Warga Belu Tewas Ditebas Leher Nyaris Putus

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kasus pembunuhan sadis terjadi di Halilulik, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Negara Indonesia dengan Timor Leste.

Sesuai informasi yang berhasil dihimpun dari sumber, seorang warga tewas bersimba darah lehernya ditebas menggunakan parang nyaris putus.

Belum diketahui apa motif dibalik pembunuhan sadis tersebut. Namun, dari informasi yang beredar, pelaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran diduga ada masalah pribadi.

Pihak Kepolisian Polres Belu yang mendapat laporan kejadian itu langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah TKP. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Marianum Halilulik.

Sementara itu, seorang warga diduga pelaku pembunuhan yang melarikan diri usai melakukan aksi sadisnya berhasil diamankan tim Buser Polres Belu di wilayah Lurasik, TTU pada Selasa dini hari (10/3/2020).

Usai diamankan Polisi, pelaku pembunuhan sadis tersebut bersama barang bukti sebilah parang langsung digiring tim Buser ke Mapolres Belu dan ditahan guna proses lanjut.

Kapolsek Tasifeto Barat, Iptu Hadi Samsul Bahri ketika dikonfirmasi media membenarkan adanya kejadian pembunuhan itu. Insiden tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 9 Maret 2020 sekitar pukul 24.00 wita.

Lanjut dia, tempat kejadian perkara pembunuhan terletak di Dusun Dinleo, Desa Rinbesihat Kecamatan Tasbar. Korban atas nama Zakarias Bouk, sedangkan pelakunya atas nama Petrus Kanisius Moruk.

“Untuk motif pembunuhannya masih didalami. Sementara penyidik masih memeriksa saksi-saksi. Leher korban tidak putus, masih ada sedikit daging bagian depan,” terang Hadi.

Tambah dia, tersangka sudah diamankan dan ditahan di Mapolres Belu karena takut ada balasan dari pihak keluarga korban, sebab korban dan pelaku satu kampung di dusun Kuanitas Desa Leuntolu Kecamatan Raimanuk.