Kurang Dari 3 Jam, Polisi Ringkus Petrus Pelaku Pembunuhan di Halilulik

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Tidak lebih dari tiga jam aparat gabungan Kepolisian Sektor Tasifeto Barat dan Tim Buser Polres Belu berhasil menangkap Petrus Kanisius Moruk pelaku pembunuhan wilayah Lurasik, Kabupaten TTU, Selasa dini hari (10/3/2020).

Pelaku Petrus Kanisius Moruk mengahibisi nyawa Zakarias Bouk menggunakan parang dengan menebas leher korban hingga nyaris putus pada Senin malam (9/3) pukul 24.00 di Dusun Dinleo, Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten

Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sepuh Siregar yang dikonfirmasi media mengatakan, kasus pembunuhan tersebut telah ditangani dan sementara masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Sementara masih kita dalami info-infonya termasuk dari pelakunya. Sabar ya,” ungkap dia.

Lanjut Siregar, pelaku pembunuhan telah diamankan pihak Polres Belu beserta barang bukti sebilah parang dan telah ditahan di Mapolres Belu. “Pelaku sudah diamankan,” jelas dia.

Baca Juga : Pembunuhan Sadis, Warga Belu Tewas Ditebas Leher Nyaris Putus 

Sebelumnya Kapolsek Tasifeto Barat, Iptu Hadi Samsul Bahri ketika dikonfirmasi media membenarkan adanya kejadian pembunuhan itu. Insiden tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 9 Maret 2020 sekitar pukul 24.00 wita.

Lanjut dia, tempat kejadian perkara pembunuhan terletak di Dusun Dinleo, Desa Rinbesihat Kecamatan Tasbar. Korban atas nama Zakarias Bouk, sedangkan pelakunya atas nama Petrus Kanisius Moruk.

“Untuk motif pembunuhannya masih didalami. Sementara penyidik masih memeriksa saksi-saksi. Leher korban tidak putus, masih ada sedikit daging bagian depan,” terang Hadi.

Tambah dia, tersangka sudah diamankan dan ditahan di Mapolres Belu karena takut ada balasan dari pihak keluarga korban, sebab korban dan pelaku satu kampung di dusun Kuanitas Desa Leuntolu Kecamatan Raimanuk.