Kemenpora Mendorong PP InaTeq Segera Jadi Anggota KONI dan NOC Indonesia

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyambut baik kehadiran olahraga Teqball di Indonesia. Bahkan, Plt Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti mendorong Pengurus Pusat Indonesia Teqball (PP Ina-Teq) agar segera menjadi anggota KONI dan National Olympic Committee (NOC) Indonesia sehingga olahraga asal Hungaria ini bisa berkembang di Indonesia.

“Saya sudah mendapatkan infomasi PP InaTeq telah memiliki 11 Pengurus Provinsi (Pengprov) Ina-Teq. Kalau bisa PP InaTeq dibentuk di seluruh Provinsi sehingga olahraga teqball bisa lebih berkembang. Dan, yang lebih penting lagi PP Ina-Teq segera menjadi anggota KONI dan NOC Indonesia sehingga Kemenpora bisa membantu dalam pengembangannya,” kata Chandra Bhakti usai melepas balon tanda Launching Teqball di Pintu VI Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (8/3/2020).

Menurut Chandra, pengembangan olahraga Teqball di seluruh Indonesia sangat penting dalam upaya untuk mendapatkan bibit-bibit potensial yang mampu mengharumkan nama bangsa dan negara di ajang multi event maupun single event internasional.

“Ya, PP InaTeq akan mengembangkan olahraga teqball di seluruh Indonesia dan juga segera membentuk Pengprov InaTeq di berbagai provinsi sesuai dengan arahan pak Chandra Bhakti selaku Plt Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora. Dan, kita juga akan secepatnya untuk menjadi anggota KONI dan NOC Indonesia,” kata Ketua Umum PP InaTeq, Hellen Sarita de Lima yang didampingi Wakil Ketua Umum PP InaTeq, Irjen Pol Teddy Minahasa.

Dalam waktu dekat, kata Hellen Sarita de Lima yang juga mantan Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), PP InaTeq akan merencanakan kejuaraan nasional “National Challenger Cup”. “Ya, kami akan segera merencanakan National Challenger Cup tahun ini. Jadwalnya akan kita tentukan dalam rapat pengurus,” ungkapnya.

“Olah raga ini cukup menarik dan saya yakin bisa berkembang dengan pesat karena antusias dari anak sekolah dan kaum milenial. Pemain sepak bola dan futsal akan tertarik memainkannya,” kata Frans Watu, mantan pemain sepak bola Galatama yang kini aktif di PB Perpani.

PB Perpani menyambut gembira kehadiran Teqball Indonesia sebagai salah satu cabang olah raga yang diharapkan dapat memberikan manfaat dan kontribusi bagi dunia olah raga kita. Tadi saya coba asyik juga, ini bisa menjadi olah raga style bagi generasi mileniel. Peralatannya simple, lapangan tidak butuh space yang luas, lanjut Frans yang hadir bersama dr Leana S.Manurung dari Pengurus Besar Panahan Indonesia.

Acara launching Teqball yang melibatkan ratusan pelajar itu dihadiri Sekjen Federasi International Teqbal (FITEQ), Marius Vizer, Anggota Komite Eksekutif (KE) NOC Indonesia, Jadi Rajaguguk dan Indra Gamulya, Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman, dan pengurus induk-induk organisasi (PB/PP).