Muhammad Jumadi : Masyarakat Jangan Panik Menghadapi Pemberitaan Virus Corona

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Tegal, NTTOnlinenow.com – Maraknya pemberitaan virus corona yang menimpa dua warga Depok tak luput dari perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Wakil Walikota Tegal, mengimbau masyarakat tidak panik dengan adanya dua warga Indonesia yang positif terkena virus corona. Untuk itu Wakil Walikota Tegal meminta agar masyarakat Kota Tegal tidak perlu menyikapi dengan sikap yang berlebihan seperti menimbun kebutuhan pokok dan masker secara berlebihan.

“Saya himbau masyarakat Kota Tegal tidak usah panik. Tidak usah memborong atau menimbun barang-barang seperti beras, masker dan segala macam,” kata Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi (MJ) di ruang kerjanya, jumat (6/2/2020).

Pemkot telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkit, untuk itu kami pastikan stok kebutuhan pokok di Kota Tegal aman dan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan dan melakukan pembelian dalam jumlah banyak, tegas MJ.

MJ menghimbau agar para pedagang jangan memanfaatkan momentum ini untuk mengambil keuntungan sendiri dengan cara menimbun stok kebutuhan masyarakat sehingga bisa menimbulkan kelangkaan di pasar. Kelanggkaan kebutuhan masyarakat di pasar dapat menimbulkan kepanikan terhadap masyarakat. Jika ini terjadi tentunya ada kelompok yang diuntungkan dan kerugiannya akan dialami oleh masyarakat.

“Saya minta kepada pedagang jangan menimbun stok kebutuhan. Kami bersama kepolisian akan lakukan operasi. Kalau sampai nimbun nanti polisi yang bertindak,” tandasnya.

Langkah Pemkot dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona salah satunya pemantauan terhadap orang asing dan Jemaah umroh yang baru pulang dari tanah suci. Mungkin aka nada sinergi dengan pihak kepolisian, akan melakukan operasi terhadap orang asing yang melntasi Kota Tegal, termasuk Jemaah Umroh yang baru pulang,” lanjut Jumadi.