Kemenpora Sosialisasikan Pencegahan Corona Virus Bagi Atlet Indonesia, NOC Pastikan Olimpiade Tokyo Masih Sesuai Jadwal

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Jakarta, NTTOnlinenow.com – Menjelang pelaksanaan Olimpiade Tokyo Juli 2020 dan maraknya penyebaran virus corona di berbagai negara, bahkan Indonesia yang mulai mengalaminya, maka Kementrian Pemuda dan Olah Raga bekerjasama dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) melakukan sosialisasi untuk pencegahan virus corona kepada atlet Indonesia (Pengurus cabang olahraga). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Kemenpora, Kemenkes, serta Sanofi Pasteur.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan prefentif bagi atlit Indonesia yang akan bertanding di event internasional. Keterlibatan mereka di event internasional membuat para atlit rentan tertular virus tersebut.

“Corona bisa menular hanya dengan kontak langsung dengan orang yang terjangkit. Selain itu, COVID-19 dan Influenza adalah penyakit yang paling bisa menyerang atlet,” ujar Country Chair Sanofi Indonesia, Joselito Sta. Ana.

“Partisipasi di ajang olahraga bisa menyebarkan virus ini karena kegiatan bersama, menggunakan peralatan bersama, berada di bangunan yang sama,” lanjutnya pada acara sosialisasi di Function Hall NOC Indonesia FX Plasa pada Jumat (6/3/2020).

Pada saat yang sama, Ketua NOC, Raja Sapta Oktohari, mengaku tidak takut dengan virus corona. Okto berharap hasil sosialisasi tersebut bisa maksimal.

“Besar harapan kami sosialisasi ini bisa maksimal dan dapat memberikan manfaat bagi para atlit dan stock holder olahraga, karena masih banyak yang tidak mengerti sebetulnya apa dan bagaimana virus corona ini bisa menjangkiti, bagaimana kita bisa menjaga diri atau juga menjaga orang lain,” tegas Okto dalam keterangan persnya.

“Waspada harus tapi kita tidak perlu ketakutan yang berlebihan terhadap virus corona ini. Melalui kegiatan seperti ini, melalui cabang olahraga kita sampaikan bahwa virus ini bukan virus yang terbang tapi virus yang ditulkarkan melalui droplet”, lanjut Okto.

Dalam kesempatan itu Okto menegaskan bahwa Presiden IOC telah menyampaikan secara resmi melalui situs resmi IOC, bahwa Olimpiade Tokyo 2020 akan dilaksanakan tepat pada waktunya. Artinya tidak ada penundaan dari jadwal yang telah ditetapkan. Untuk itu semua persiapan tetap akan dimaksimalkan untuk menambah kualifikasi atlit kita supaya kita bisa mengirim lebih banyak lagi atlit ke olimpiade Tokyo, dan ini akan bertambah jika dibandingkan olimpiade tahun 2016.

Sementara itu Pengurus PB Perpani yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyambut gembira dengan kegiatan sosialisasi ini. Tidak semua atlit memahami tentang apa dan bagaimana penyebaran virus corona, untuk itu sosialisasi seperti ini sangat bagus. Kepastian jadwal dari IOC sangat penting bagi cabang olahraga dalam mempersiapkan atlitnya. Panahan saat ini telah mengantongi 2 tiket (recurve putra/putri), masih ada peluang menambah quota atlitnya. Juni mendatang masih ada kejuaraan dunia di Jerman, peluang kita untuk menambah minimal satu tiket, tegas Wakil Ketua Umum Bidang Binpres Dr. Alman Hudri,M.Pd.

Acara tersebut digagas oleh Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kesehatan Olahraga Nasional ( PPTIKON) Bersama Kementrian Pemuda dan Olahraga RIdan Satgas Imunisasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), serta Sanofi Indonesia.