Energi Berkeadilan Dirasakan Dua Desa di Manggarai Timur

Bagikan Artikel ini

Kisah Pejuang Flores melaksanakan Sosialisasi Pembangunan Jaringan Listrik Pedesaan untuk menghadirkan terang
Kupang, NTTOnlinenow.com – PLN UP2K (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Flores kembali melaksanakan sosialisasi pembangunan jaringan listrik desa di Desa Tengku Lawar dan Desa Lambakeli Kecamatan Lambaleda Kabupaten Manggarai Timur. Rabu, 26 Februari 2020 lalu.

Dengan mulai dikerjakannya kedua desa tersebut, maka total menjadi 28 desa yang saat ini sedang dikerjakan dari 34 desa belum berlistrik yang harus dilistriki di tahun 2020 agar bisa mencapai 100% rasio desa berlistrik di Kabupaten Manggarai Timur.

Berjarak kurang lebih 45 km perjalanan dari Kota Ruteng, tepat Pukul 09.00 Wita berangkat menuju ke Desa tersebut. Melewati medan yang sulit tanpa adanya sinyal telepon, Kami sedikit dimanjakan dengan pemandangan bukit yang mengitari wilayah tersebut. Setelah dua Jam perjalanan yang cukup melelahkan Kami akhirnya tiba di Desa Tengku Lawar.

Setibanya Pukul 11.00 Wita, PLN sudah disambut oleh warga dari kedua Desa tersebut yang terlihat sangat antusias untuk mengikuti jalannya sosialisasi ini. Wajar saja, meski negara ini sudah merdeka 74 Tahun, Desa mereka baru akan menikmati hadirnya terang.

Sebelum sosialisasi dilaksanakan, ada satu hal yang cukup menarik perhatian Kami. Ya, sudah menjadi adat warga masyarakat Manggarai Timur, sebelum pelaksanaan suatu kegiatan terlebih dahulu dilakukan tradisi “KEPOK TIBA”. Tradisi bisa dibilang sebagai ungkapan selamat datang dan tanda bahwa Kami diterima dengan baik oleh mereka. Setelah Tua Golo (Yang Dituakan) berbicara dalam bahasa daerah mereka penyerahan seekor ayam jantan dan moke (minuman khas Flores) selesai Kami dipersilahkan memulai sosialisasi.

Dalam pelaksanaan sosialisasi yang berlangsung sekitar dua Jam, warga terlihat antusias mengikuti apa yang disampaikan. Masyarakat dari dua Desa yang diwakili oleh masing-masing Kepala Desa mengatakan siap untuk bergotong royong membantu pelaksanaan pembangunan jaringan listrik pedesaan di Desa mereka.

“Saya mewakili warga Desa Tengku Lawar siap untuk membantu seluruh rangkaian pelaksanaan pekerjaan di Desa Kami . Masyarakat Di Desa Saya juga mengaku siap untuk merelakan tanaman mereka yang akan dilewati jaringan listrik”, ungkap Kades Tengku Lawar, Yohanes Sabu.

Hal Senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Lambakeli, Ferdinandus Budiman, “ Kami akan tetap menjaga komunikasi dan keharmonisan dengan Desa Tengku Lawar sehingga pekerjaan pembangunan jaringan listrik pedesaan di Desa Kami dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu” ujar Kades Lambakeli.

Manager PLN UP2K Flores Simi Eduard Lapebesi berpesan kepada masyarakat yang diwakilkan tim sosialisasi UP2K Flores Hazindra Giffari Sayd menyampaikan agar diijinkan penanaman tiang pada pekarangan warga dan pemotongan pohon yang dilewati jaringan listrik. Selain itu juga, agar turut menjaga material listrik baik yang sudah terpasang maupun yang belum terpasang.

Dipenghujung acara sosialisasi pun ditutup dengan jamuan makan siang bersama. Hidangan yang sederhana namun dengan rasa kebersamaan yang tinggi. Akhirnya penantian puluhan tahun akan terbayar. Listrik akan hadir di tengah-tengah mereka sebagai pembawa terang dalam kedamaian.