Dinkes Belu Imbau Warga Lakukan M3 Plus Kelambu dan Obat Nyamuk Cegah DBD

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Belu menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk melakukan Menguras, Menutup dan Mengubur (M3) guna mencegah penyakit Demam Berdarah Denque (DBD).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Belu, dr. Joice Manek didampingi Sekretaris Dinkes, Theresia Un Tae saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (27/2/2020).

Selain M3 warga di perbatasan Belu dan Timor Leste diimbau juga untuk menggunakan kelambu, obat nyamuk di rumah dan lotion anti nyamuk di tubuh untuk mengantisipasi sekaligus menghindari penyakit tersebut.

“Kami juga minta rekan-rekan wartawan lakukan sosialisasi menguras, menutup dan mengubur plus gunakan kelambu, obat nyamuk. Karena itu penting untuk pencegahan agar tidak tersebar penyakit,” pinta dia.

Terkait hal tersebut, dia jelaskan bahwa seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) puskesmas melakukan siaran keliling, penyuluhan kasus dan foging sudah dilakukan secara menyeluruh dan tidak sepanjang hari tapi di jam 6 sampai 9 pagi dan jam 3 sampai 6 sore.

“Sosialisasi seperti ini langsung dilakukan dan sementara foging di wilayah Fatukbot dan Haliwen,” ujar Manek.

“Kita juga sudah buat jadwal khusus untuk lakukan foging dan sudah adat instruksi dari kami yang ditandatangan Wakil Bupati Belu untuk wajib bersihkan lingkungan dalam rangka pencegahan,” tambah Mantan Direktur RSUD Atambua itu.

Ditegaskan, kedepan kita (pihak dinas) memantau terus perkembangan kasusnya di wilayah Kabupaten Belu. Terkait penanganan kasus DBD itu ranahnya pihak rumah sakit.

Sementara Dinas lanjut Manek, hanya untuk pencegahan agar tidak terjadi penyakit, dan kepada seluruh warga agar setiap anak yang demam harus segera di periksa agar tidak terjadi kasus serupa.

“Selain foging, kami juga lalukan pembagian abate ke setiap wilayah puskesmas. Kasus ininsudah kami sampaikan ke pihak propinsi,” kata Manek.