Bom Diduga Peninggalan Perang Ditemukan Warga Dekat Pelabuhan Atapupu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sebuah bom ukuran besar peninggalan perang dunia II ditemukan warga Dusun Fatukaduak, Desa Jenilu, Kecamatan Kakuluk Mesak, Atapupu, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Bom diduga aktif ditemukan oleh Berta Sila (43) warga dusun Fatukaduak, Desa Jenilu. Lokasi penemuan bom itu di Kelapa Dua pemukiman warga Buton dekat pelabuhan Atapupu pada Jumat (14/2/2020).

Penemuan itu berawal saat Berta Sila yang tengah mencari kayu bakar di kelapa dua dusun Fatukaduak tak jauh dari rumahnya sekitar jam 10 pagi. Ketika sedang mencari kayu bakar, tanpa sengaja dilihat ada benda besi besar dan aneh terkubur dalam tanah dengan posisi sirip (ekor,red) belakang berada diatas.

Dirinya yang penasaran dengan benda temuan itu kembali kerumah dan menyampaikan ke tetangganya kalau dia menemukan sebuah benda besi besar terkubur dalam dalam tanah. Selanjutnya bersama tetangga kembali ke lokasi dan menggali benda itu dibawa ke rumahnya.

Lokasi pemuan bom di Atambua

Dirumah benda bulat itu sempat dibongkar namun tidak berhasil. Beruntung Matheus putra Berta sila lantas menegur jangan dibongkar karena itu bom. Saat mengetahui benda tersebut adalah bom maka warga pun melaporkan temuan itu ke pihak RT dan Desa Jenilu 15 Februari.

Hingga berita ini diturunkan, bom peninggalan perang dunia kedua diduga masih aktif itu belum diketahui merk atau jenisnya. Selain itu belum diketahui asal negara maupun tahun pembuatan lantaran badan bom telah karat.

Bom ukuran besar itu diperkirakan panjang sekitar satu meter dan berat 500 kg. Danramil Atapupu, Pasi Intel Kodim 1605/Belu dan Kapolsek Kakuluk Mesak yang berada di lokasi langsung mengamankan bom itu.

Kepada warga sekitar lokasi temuan maupun wilayah desa tetangga dihimbau agar tidak mendekat sambil menunggu tim jihandak dari Brimob untuk melakukan evakuasi bom tersebut.