Dinas Pariwisata Belu Siapkan Wadah Komunitas Kembangkan Usaha Ekonomi Kreatif

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dinas Pariwisata Kabupaten Belu melakukan pertemuan dengan sejumlah komunitas dan pelaku usaha ekonomi kreatif dalam wilayah kota Atambua, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Pertemuan bersama di Plaza Atambua, Senin (27/1/2020) sore dihadiri Kepala Dinas Pariwisata beserta jajaran, komunitas serta pegiat usaha membahas berbagai konsep jelang kegiatan festival tenun ikat mendatang.

Adapun rangkaian kegiatan yakni, open mic “sore-sore” dan event utama. Sesuai jadwal kegiatan akan berlangsung atau dilakukan bulan Februari bulan depan hingga denhan Juli 2020 akan datang.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Belu, Frederikus L. Bere Mau, sebagai dinas teknis, pihaknya bertanggungjawab melakukan pembinaan terhadap semua komunitas dan pelaku ekonomi kreatif yang ada di wilayah Belu.

Dimana, dinas akan menyiapkan sebuah wadah bagi komunitas usaha dan pelaku usaha ekonomi kreatif yang tepat untuk berkreasi dan mengembangkan diri melalui talenta yang dimiliki agar semakin berkualitas dalam meningkatkan ekonomi kreatifas.

“Setelah ada wadah yang tepat, maka tugas dinas teknis selanjutnya mempersiapkan segala kebutuhan sarana dan prasarana dari para komunitas dan pelaku usaha kreatif yang terakomodir dalam pendampingan dinas, agar lebih mudah dalam berbagai urusan administrasi pemerintahan ketika melaksanakan kegiatan komunitas,” ujar Edi akrab disapa.

Inti dari kegiatan ini jelas dia, bagaimana sama-sama melihat hal-hal kreatif, bersama kita pupuk dan kembangkan kedepan. Jadi tonggak awal komunitas dan pemerintah sama-sama berikan ruang pada komunitas sehingga bisa tercapai ekonomi kreatif dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Kerjasama dan sinergitas seluruh komunitas dan pelaku usaha ekonomi kreatif dalam meningkatkan usaha kreatif sehingga lebih baik dan kedepan bisa layak untuk ekspose keluar,” pinta mantan Kabag Pembangunan Setda Belu itu.

Masih lanjut Edi, dalam mengembangkan usaha ekonomi kreatif komunitaa tidak akan sendiri. Intinya kolaborasi, sinergtas dan dinas terknis selalu memfasilitasi, dan juga kolaborasi lintas dinas terkait soal meningkatkan ekonomi kreatif.

“Konsepnya bagaimana sama- sama menyiapkan yang terbaik dalam meningkatkan ekonomi usaha kreatif,” kata dia.