1.544 KIS Jamkesda Didistribusikan ke 12 Puskesmas di Belu Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Atambua menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) kepada Pemerintah Kabupaten Belu.

Penyerahan secara simbolis 1.544 KIS Jamkesda buat warga kurang mampu oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua kepada Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Setda Belu di Aula Puskesmas Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kamis (16/1/2020).

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Belu, Sekretaris beserta pejabat Dinkes, seluruh Kepala Puskesmas, Pejabat BPJS dan perwakilan warga masyarakat miskin penerima KIS Jamkesda.

Kepala BPJS Atambua, Munaqib menuturkan kegiatan hari ini penyerahan KIS Jamkesda Belu sebanyak 1.544 yang diintegrasikan Pemerintah Belu ke pihak BPJS Atambua.

“Sampai saat ini sudah 16 ribu yang sudah diintegrasikan ke BPJS termasuk yang diserahkan hari ini 1.544 yang telah dicetak tim BPJS dan diserahkan ke Pemerintah,” urai dia.

Dikatakan, kartu yang dibagikan ini semuanya sudah aktif. Oleh karena itu diharapkan selesai penyerahan langsung didistribusikan ke yang bersangkutan dan bisa dimanfaatkan oleh warga penerima dengan sebaik-baiknya.

‘Kartunya sudah aktif, dan harapan kami para Kepala Puskesmas yang hadir langsung dibagikan. Nanti ada setiap warga yang ke puskesmas di cek karena sudah aktif dan dilayani tidak dikenakan biaya,” ucap Munaqib.

Sementara itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Belu, Maria Goreti menyampaikan terimakasih kepada BPJS untuk kartu KIS Jamkesda yang telah dicetak dan diserahkan.

“Terimaskih untuk KIS, karena bagi warga Belu kurang mampu ini merupakan kebutuhan yang harus mereka terima, karena kalau saat sakit mereka sangat sulit,” jelas dia.

Lanjut Maria, kepada pusat pelayanan yang ada diharapkan pelayanan itu disesuaikan dengan kartu itu sehingga tidak ada lagi tambahan biaya untuk warga mereka yang sakit.

Untuk para Kepala Puskesmas yang hadir, setelah menerima kartu KIS ini langsung didistribusikan ke warga yang berwenang, dan melayani pasien dengan baik dengan hati dan keramahan sehingga tidak ada persepsi buruk ke pelayanan.

“Untuk warga gunakan kartunya dengan maksimal. Dalam pelayanan nanti disesuaikan dengan kartu yang ada, dan layani pasien dengan hati dan senyum tidak ada kesan buruk,” tegas Maria.