Camat Tastim Batalkan SK Kades Silawan Terkait Perangkat Desa Baru

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Camat Tasifeto Timur, Vinsen Moruk membatalkan SK Kepala Desa Silawan terkait pemberhentian dan pengangkatan sejumlah aparat perangkat desa baru yang tidak sesuai prosedur.

Kepada media, Senin (3/1/2020) usai pengaduan warga di DPRD Belu, Vence sapaan akrab mantan Sekcam Atambua Selatan itu telah memperingatkan Kepala Desa Silawan Fernandes Kali dengan mengeluarkan surat pemberitahuan pemberhentian SK.

Selain pemberitahuan pembatalan SK diminta juga kepada Kades untuk segera melakukan proses pemilihan ulang perangkat desa sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Lanjut Vence, pemberhentian dan pengangkatan perangkat Desa Silawan oleh Kepala Desa tidak sesuai dengan Permen 67 tahun 2017 tentang pergantian aparat desa dan Perbup.

“Sesuai prosedur itu ada pembentukan panitia, pengusulan nama, bentuk tim seleksi kemudian putuskan dan harus ada rekomendasi dari camat. Harusnya saya rekomendasi, tapi ini tidak ada, makanya dibatalkan,” ujar Vence.

Diberitakan sebelumnya, masalah pemberhentian 51 perangkat Desa Silawan oleh Kepala Desa Fernandes Kehi secara sepihak berujung pengaduan mantan aparat perangkat desa ke gedung DPRD Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Sejumlah perwakilan warga (mantan aparat desa,red) yang mendatangi gedung Dewan Belu yang diterima Anggota Aprianus Hale, Dewi Ballo, Bene Halle dan Yosef Haleserens.

Kedatangan warga menyampaikan pengaduan terkait dengan pemberhentian sebanyak 51 perangkat desa secara sepihak oleh Kepala Desa Silawan Fernandes Kali beberapa waktu lalu.

Adapun beberapa tuntutan warga yakni, warga tidak puas dengan pemberhentian perangkat desa, merekayasa kewenangan BPD, melayani masyarakat tebang pilih atau utamakan tim sukses dan gantikan aparat perangkat dengan tim sukses.

Disampaikan juga rincian aparat perangkat Desa Silawan yang diganti sepihak oleh Kepala Desa diantaranya, 24 RW, 7 RW, 10 Kepala Dusun, 3 Kaur dan 1 Kasi dalam struktur Pemerintah Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur.

Tidak saja, dikatakan pemberhentian dilakukan setelah melalui rapat dengan BPD Silawan, tapi faktanya tidak ada rapat karena masa jabatan berakhir pada bulan November lalu dan pengangkatan perangkat desa baru langsung ditunjuk tanpa melalui prosedur.