Atambua Border Open Taekwondo Championship II 2019 Perebut Piala CU Kasih Sejahtera

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia Belu menggelar turnamen Atambua Border Open Taekwondo Championship II tahun 2019.

Turnamen ABOTC II dilaksanakan selama dua hari terhitung besok pembukaan Rabu 18 hingga 20 Desember penutupan bertempat di Gor L. A Bone, Tulamalae, Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Demikian Ketua Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia Belu, Sintia Sulaiman kepada media, Selasa (17/12) di Sekertariat.

Menurut Sulaiman, turnamen ABOTC II diikuti peserta sebanyak 647 atlet yang terdiri dari seluruh Kabupaten dalam wilayah NTT dan peserta atlet Taekwondo asal negara tetangga Timor Leste.

“Tahun kemarin kami selenggarakan turnamen I di Bulan Oktober dengan jumlah peserta sebanyak 450 atlet. Tahun II ini diikuti 165 atlet Timor Leste dan dari NTT sebanyak 482 atlet,” urai dia.

Dijelaskan, kategori yang akan dipertandingkan dalam turnamen selama dua hari yakni, kategori pra cadet dan cadet usia 6 sampai 14 tahun, junior usia 15 sampai 17 dan senior usia 17 tahun ke atas.

“Peserta terbanyak pra cadet. Turnamen ABOTC kedua ini akan memperebutkan piala CU Kasih Sejahtera yang menjadi sponsor utama turnamen,” papar Sulaiman.

Dituturkan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini mengembangkan dan menjaring atlet muda Indonesia yang berprestasi. Menumbuhkan dan meningkatkan jiwa sportifitas serta mental bangsa yang bertanggung jawab di dalam bertanding dengan rasa persaudaraan yang tinggi.

Menumbuhkan rasa percaya diri bagi pelatih dan atlet dalam pertandingan nasional maupun antar negara. Sebagai kegiatan mendukung bela negara, cinta tanah air dan kebangsaan Indonesia. Ajang pencarian atlet dan bibit yang akan dibina menjadi atlet yang profesional yang dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Memperkenalkan Kabupaten Belu sebagai tujuan wisata olahraga dan Belu sebagai daerah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste, juga mendukung kinerja Kementerian Pariwisata yang targetkan kunjungan wisata ke Belu sebanyak 20.000 wisatawan.

“Tujuannya untuk pengembangan bakat anak-anak, melatih mental anak sejak usia pra cadet dan cadet. Tumbuhkan rasa percaya diri dan mencari bibit atlet berprestasi yang mampu bersaing dengan atlet di kota besar,” ungkap dia.

Sulaiman tambahkan, sponsor utama turnamen ABOTC tahun II yakin pihak CU Kasih Sejahtera Keuskupan Atambua yang peduli pembinaan anak-anak yang memiliki bakat. Selain itu didukung Pemprov dan PBTI Pusat.