Gerakan Penghijauan, Kodim 1605/Belu Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Hutan Jati

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu melakukan gerakan penghijauan dengan menanam seribu anakan pohon jenis mahoni dan flamboyan di kawasan hutan jati, Jumat pagi (13/12/2019).

Adapun kegiatan penghijauan Kodim 1605/Belu merupakan program Triwulan IV Tahun 2019 bertajuk “Bersama Hijaukan Kembali Bumi Indonesia Sebagai Wujud Kepedulian Demi Masa Depan Generasi Penerus Bangsa” terpusat di belakang Kantor Koramil 1605-01/Belu.

Turut hadir dalam kegiatan penghijauan tersebut, Dandim 1605/Belu Letkol Inf Ari Dwi Nugroho, Kasdim 1605/Belu Mayor Inf Ery Ninu, Danramil 1605-01/Kota Mayor Kav Yatman, Pasiter Kodim 1605/Belu Kapten Inf I Nyoman Suastika, Pasiops Kodim 1605/Belu Kapten Czi I Wayan Mertadana.

Danramil 1605-07/Wedomu Kapten Inf Alex Besie, Danramil 1605-08/Haekesak Kapten Inf Sri Widayat, Koordinator Resort Pengelolahan Hutan Wilayah 2 Kabupaten Belu Yustinus Soro, Ibu Ketua Persit KCK Dim 1605/Belu Bersama Pengurus, Anggota/PNS Kodim 1605/Belu.

Menurut Dandim Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho kegiatan penghijauan yang dilakukan ini merupakan program Triwulan IV tahun 2019 sebagai gerakan menjaga serta melestarian lingkungan.

Lebih lanjut disampaikan, dengan gerakan penghijauan ini bisa menggerakan masyarakat untuk peduli lingkungan dengan melakukan penghijauan demi menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar.

“Ada 1000 anakan pohon yang ditanam dengan jenis tanaman pohon mahoni dan flamboyan,” ujar Ari Nugroho.

Yustinus Soro selaku Koordinator Resort Pengelolahan Hutan Wilayah 2 Kabupaten Belu menuturkan, kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh Kodim 1605/Belu sangat positif.

Aksi ini jelas dia, menunjukan bahwa TNI sangat peduli dengan lingkungan khususnya di kawasan hutan jati sepanjang 7 kilometer dengan luas kawasan 199,1 hektare.

“Kita harap kedepan kegiatan terus berkelanjutan tidak saja instansi TNI tapi juga pihak lain yang peduli lingkungan. Karena masih ada lahan-lahan yang masih kosong di kawasan ini yang masih belum ditanam. Untuk masalah bibit kami siapkan dari UPT KPH Kabupaten Belu,” kata Yustinus.