Sea Games Manila, Panahan Indonesia Menambah 1 Medali Perak

Bagikan Artikel ini

Laporan Frans Watu
Manila, NTTOnlinenow.com – Setelah sukses meraih 2 emas , 1 Perak dan 2 Perunggu tim panahan Indonesia hari ini tim Panahan Indonesia berhasil menambah 1 Medali Perak dari nomor Women Team Compound. Pada nomor ini Tim Indonesia yang terdiri dari Sri Ranti, Yurike Nina Bonita Pereira dan Triya Resky Adriyani takluk dari Tim Panahan Thailand di arena Panahan Parade Ground Clark, Pampanga, Philippine.

Maneger Tim Panahan Indonesia Letkol Kav. Taufan Tri Anggoro sangat berharap agar atlit Panahan yang turun bertanding pada hari ini dapat tampil maksimal dan tanpa beban. Beban 2 Emas, 2 Perak dan 2 Perunggu yang dibebankan ke pundak Anggoro dan tim sudah terlewati. Harapannya hasil hari ini bisa melampaui target Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“Kita bersyukur atas hasil yang didapat hari ini, atlit sudah maksimal, tentu disetiap penampilan para atlit ingin memberikan yang terbaik bagi nusa dan bangsa. Saya mengapresiasi Medali Perak yang diperoleh Nina Bonita dkk”, tegas Anggoro.

Pada saat pelepasan Tim Panahan menuju Sea Games Manila, Ketua Umum Perpani Kelik Wirawan Widodo sempat memasang target Perpani 4 emas bagi Sea Games kali ini. Di atas kertas target ini bisa tercapai jika Tim Putri Compound mampu mendulang emas dan harapan berikut ada pada nomor Mixed Team Compund dan Men Team Compound. Jika dilihat dari pencapaian Tim Panahan di Sea Games 2017 Malaysia yaitu 4 emas, 3 perak dan 2 perunggu, target PP Perpani masih realistis.

Hingga siang ini dari informasi yang kami dapat Indonesia masih menyisahkan peluang untuk mendulang Medali Perunggu nanti siang.

Hengki F.Sawaki Pengurus Perpani Papua mengapresiasi pencapain tim Panahan Indonesia di Sea Games Manila. Bagi Hengki keberhasilan ini merupakan keberhasilan tim bukan individu.

“Saya tidak setuju dengan memuji salah satu nomor yang telah berhasil menyumbangkan medali. Keberhasilan ini harus dilihat sebagai satu kesatuan tim. Jangan sampai ada kesan diantara atlit, yang ini berhasil dan yang itu gagal akhirnya ada rasa minder dalam diri atlit. Pengurus harus mampu memberikan motivasi dan harus menahan diri, jangan karena hasilnya positif lalu semua hadir memberikan pujian. Setelah Sea Games Perpani perlu melakukan evaluasi baik dari sisi kesuksesan maupun kegagalan agar kita bisa mempertahankan keberhasilan yang sudah dicapai”, tegas Hengki lelaki berbadan tambun dari Papua.

Bagi sebagian cabang olah raga ajang Sea Games ini dipergunakan sebagai pemanasan menuju Olimpiade Tokyo 2020. Panahan hingga kini telah mengantongi 2 tiket menuju olimpiade. Namun siapa yang akan diberangkatkan ke Olimpiade tentu menunggu hasil dan evaluasi dari Sea Games.