Pemkab Belu Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL menggelar kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Jumat (6/12/2019) pagi pukul 06.00 Wita.

Kegiatan meliputi pawai jalan sehat bersama seluruh instansi Pemerintah baik horisontal maupun vertikal bersama lembaga swadaya masyarakat di Belu selaku inisiator kegiatan kampanye tersebut.

Sekda Belu, Petrus Bere dalam arahan sekaligus melepas pawai jalan sehat di lapangan umum Atambua mengatakan, saat ini data menunjukan kurang lebih 28 juta kaum perempuan sedang dan mengalami kekerasan fisik maupun sosial.

Kebanyakan kasus tersebut jelas Bere dialami anak-anak pelajar SMA yang berada di desa maupun kota. “Tugas kita rapatkan barisan dan tekad tolak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Orang Belu anti kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkap Bere.

Diharapkan, melalui kegiatan pawai jalan sehat dan kegiatan bakti sosial lain yang dilaksanakan hari ini kita semua komitmen tanamkan persaudaraan di Belu dan bersepakat, tekad menolak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Salah satu kegiatan pawai peringati hari anti kekerasan terhadap perempuan dan anak di kabupaten Belu

Adapun rute jalan sehat bersama pawai kampanye 16 hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak star dari lapangan umum Atambua depan Dinas Plaza Pelayanan Publik.

Peserta jalan sehat membawa berbagai spanduk bertulis stop bajual orang, stop kekerasan terhadap perempuan dan anak dan tulisan lainnnya sembari memegang bunga jalan menuju Telkom belok kanan lurus pertokoan pasar lama.

Lurus tugu selamat datang belok kiri toko Angkasa Ria belok kanan pos Polisi pasar baru belok kanan lurus toko union belok kanan Kantor Bank NTT belok kiri pertigaan SMA Surya belok kanan Gereja Katedral lurus simpang Mariam lurus Polres Belu finish taman kota lapangan umum.

Acara dilanjutkan dengan bakti sosial berupa sumbangna dana secara sukarela kepada bencana serta sumbang darah melalui donor darah di PMI Belu bertempat di depan pelantaran Kantor Plaza Pelayanan Publik Atambua.

Kegiatan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Belu bersama beberapa LSM di Belu.