Lantik 25 Kepala Desa Terpilih Pilkades 2019, Bupati Belu : Kades Melayani Dengan Hati, Bekerja Untuk Rakyat

Bagikan Artikel ini

Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay mengambil sumpah dan melantik 25 Kepala Desa terpilih Pilkades serentak Kabupaten Belu tahun 2019 bertempat di Aula Gedung Wanita Betelalenok, Atambua perbatasan RI-RDTL, Senin (18/11/2019).

Adapun 25 Kepala Desa terpilih yang dilantik antara lain, Kepala Desa Asumanu-Gervasius Bau, Kepala Desa Tohe Leten-Wilhelmus Bau, Kecamatan Raihat. Kepala Desa Dualaus-Oktobijalis Nape, Kepala Desa Kenebibi-Petrus Kapir, Kepala Desa Kabuna-Adrianus Yosep Laka, Kecamatan Kakuluk Mesak.

Kepala Desa Mandeu-Heribertus Luan, Kepala Desa Leuntolu-Patrisius Luan, Kepala Desa Teun-Agustinus Min, Kecamatan Raimanuk. Kepala Desa Henes-Maximus Sat Mali, Kepala Desa Lakmaras-Yulianus Lou Mali. Kepala Desa Loonuna-Maximus Bau Mau, Kepala Desa Lutharato-Agustinus Lambertus Bere, Kepala Desa Sisi Fatuberal-Julianus Koli Liku, Kecamatan Lamaknen Selatan.

Kepala Desa Kewar-Bernadetha Soi Lesu, Kepala Desa Fulur-Julianus Lesu Bau, Kepala Desa Duarato- Gregorius Mau Bere, Kepala Desa Makir-Bonifasius Hale Mau, A.Md, Kepala Desa Dirun-Fransiskus Bau, Kepala Desa Leowal – Paskalis Tes, Kecamatan Lamaken.

Kepala Desa Nanaet-Kandianus Taek, Kepala Desa Dubesi-Andreas Atok, Kecamatan Nanaet Duabesi.  Kepala Desa Silawan-Fernandes Kali, Kepala Desa Tialai-Yoseph Luan, Kecamatan Tasifeto Timur. Kepala Desa Dualasi-Andreas A. Mauk, Kepala Desa Baudaok Leonardus Bele Bau, Kecamatan Lasiolat.

Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam sambutan mengingatkan kepada para Kepala Desa yang dilantik agar bekerja untuk rakyat, melayani rakyat dengan hati dan jangan lagi membuat kotak-kotak diantara warga dalam desa.

Kesempatan itu dia juga menghimbau kepada 25 Kepala Desa yang telah dilantik agar jangan terpengaruh dengan bisikan dari tim sukses, karena akan menggangu kinerja seorang Kepala Desa.

“Kerja baik itu sederhana, jadi jangan sampai bisikan tim sukses lebih kuat dri kepentingan masyarakat. Kalau seperti itu akan hancur pelayanannya,” tandas Willy Lay.

Dia tegaskan kepada para Kepala Desa agar jangan memilah warga karena tidak mendukung saat Pilkades. Kalau ada laporan seperti itu saya tidak ingin dengar tersebut.

“Ini demokrasi siap menang siap kalah. Menurut saya yang belum beruntung mereka belum mau terima kekalahan itu dan kami melantik sesuai perintah undang-undang,” ujar dia.

Tambah Willy Lay, Kepala Desa, jangan terbitkan aturan desa yang panjang-panjang atau banyak. “Kalau bisa diutamakan pencegahan terhadap korupsi, supaya jangan sampai muncul operasi tangkap tangan (OTT),” ingat dia.

Ketua DPRD Kabupaten Belu, Jeremias Manek Junior dalam sambutanya mengatakan, saatnya Kades terpilih untuk fokus membangun desanya sesuai dengan janji kampanye dan program.

“Kepala Desa mengabdi kepada masyarakat dan demi kesejahteraan masyarakat, bukan pada keluarga dan tim sukses. Jadi abdi masyarakat dan pengayom masyarakat yang siap bekerja bagi kesejahteraan masyarakat, bukan pada keluarga dan tim suksesnya,” ujar Manek Junior.

Turut hadir dalam pelantikan 25 Kades terpilih Pilkades serentak 2019, Wakil Bupati Belu JT. Ose Luan, Pimpinan OPD lingkup Pemkab Belu, Para Camat serta tamu undangan lainnya.

Adapun dari total 32 Desa yang melaksanakan Pilkades hanya 25 Kepala Desa terpilih yang dilantik, sementara sisa 7 Kepala Desa belum dilantik karena masa jabatan belum selesai dan ada desa yang masih dalam penyelesaian masalah Pilkades. (PKP Setda Belu)