KPU Akan Terapkan e-Rekap Pada Pilkada 2020

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana menerapkan rekapitulasi suara secara elektronik atau e-rekap dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang digelar di sembilan kabupaten.

Ketua KPU NTT, Thomas Dohu sampaikan pada acara Sosialisasi Terima Kasih Karena Telah Memilih yang digelar KPU NTT, Senin (2/12).

Thomas mengatakan, penerapan e-rekap ini merupakan langkah yang diambil KPU untuk melakukan pembenahan penyelenggaraan pemilu. Tentunya langkah perbaikan ini dilakukan secara bertahap, sehingga e-voting dan e-hitung belum dapat dilaksanakan.

“Untuk menerapkan e-rekap,harus dipastikan soal akses internet agar bisa terbaca dalam sistem,” kata Thomas.

Ia menyatakan, komitmen KPU adalah pelaksanaan pemilu harus berjalan dengan baik dan memenuhi rasa keadilan bagi semua peserta dan warga pemilih. Karena pemilu tak sekedar datang di tempat pemungutan suara (TPS), tapi mampu melaksanakan kedaulatan rakyat sesuai asas pemilu.

Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli mengatakan, penerapan rekapitulasi suara secara elektronik atau e-rekap ini sudah diujicoba dan hasilnya sangat bagus. Sistem ini dipakai untuk meminimalisasi rekapan perhitungan suara.

“Dengan sistem ini, rekapitulasi perhitungan suara hanya di tingkat TPS, tidak ada lagi di tingkat kecamatan,” ujar Yosafat.

Ia mengungkapkan, dengan menggunakan sistem ini, dipastikan dapat menekan berbagai persoalan seputar rekapitulasi akibat human error dan permainan pihak lain. Karena dengan sistem ini, C1 hologram tidak dipakai lagi. Karena penyelenggara di tingkat TPS langsung foto C Plano dan dikirim ke pusat data melalui aplikasi yang disiapkan.

Tentang masih ada daerah yang belum ada akses internet, Yosafat katakan, sedang dipelajari dan dilakukan pendataan lapangan. Tentunya akan dilakukan kerja sama dengan pihak operator selular dan pemerintah daerah agar bisa membangun jaringan internet.

“Karena rekapitulasi suara secara elektronik atau e-rekap dilaksanakan di sembilan kabupaten penyelenggara pilkada 2020,” ujar Yosafat.