Wali Kota Berharap Pelayanan Perizinan Berjalan Efektif, Efisiensi dan Tidak Berlarut

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang Menuju Pelayanan One Stop Service Demi Pelayanan Efektif.

Berdasarkan Peraturan Walikota Kupang Nomor 43 Tahun 2018, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, (PMPTSP) Kota Kupang telah menangani 91 jenis perizinan dari 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

11 OPD di antaranya Dinas Kebersihan Kota Kupang dan Lingkungan Hidup Kota Kupang, Dinas Kesehatan Kota Kupang, Dinas Pendidikan Kota Kupang, dan Kesbangpol Kota Kupang. PMPTSP Kota Kupang sekarang sedang mengurus dan menyiapkan SOP 91 perizinan yang akan menjadi kewenangan PMTSP Kota Kupang.

Langkah Ini merupakan bagian dari sistem one stop service demi pelayanan yang baik, berkualitas dan transparan.

Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore sendiri mengharapkan agar pelayanan perizinan berjalan efektif, efisiensi dan tidak berlarut-larut. Konsep wan stop servis ini tentu saja sangat memudahkan pemohon atau investor yang ada di Kota Kupang dalam berbisnis dan membuka tempat usaha.

Prinsipnya, PMPTSP Kota Kupang tidak akan menghalangi apalagi memperumit semua izin yang masuk ke Kota Kupang.

PMPTSP juga menyiapkan bidang pengaduan dan website bila ada pengaduan-pengaduan dari pemohon ihwal perizinan di Kota Kupang.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Kupang, Frengki Amalo menjabarkan sejumlah inovasi dan prestasi yang sudah dilakukan

Ia memaparkan program daftar ulang Surat Izin Tempat Usaha, (SITU), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), akan dilakukan secara paralel atau satu kali pengurusan dan tidak diurus secara parsial atau terpisah.

Kepengurusan perizinan nantinya hanya memakan waktu satu hari atau hanya 10 menit bila semua berkas lengkap.

Pihaknya juga melakukan penyederhanaan pelayanan. Syarat-syarat perizinan tidak dilakukan pendobelan sehinggan pemohon tidak bolak-balik mengurus perizinan. Contohnya, adivice plan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kalau sudah punya izin di Advice Plan tidak perlu lagi ada IMB karena sudah satu paket.

Inovasi lainnya juga adalah di bagian pelayanan berbasis IT seperti website, pelayanan pengaduan online dan mobile service. Mobile service akan bermanfaat dalam mendekatkan diri kepada masyarakat dengan sistem jemput bola.