Besok Bank NTT Luncurkan Program Lopo Dia Bisa di Belu Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bank NTT Cabang Atambua akan meluncurkan progam Lopo Dia Bisa di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Senin (18/11/2019).

Launching Lopo Dia Bisa digital agen Bank NTT bertempat di halaman Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Atambua.

Demikian Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Frida Faturene kepada media saat dihubungi via telepon seluler, Minggu sore (17/11/2019).

Dalam Lopo Dia Bisa digital agen Bank NTT dilengkapi fasilitas wifi gratis, modal dan tenda bagi para generasi milenial. Dimana akan diedukasi tentang peluang usaha dengan memanfaatkan Sms banking dan Mobile Banking Bank NTT.

Selain mengoperasikan Sms banking dan Mobile Banking, Lopo Dia Bisa juga dijadikan sebagai tempat usaha kecil dari agen Dia Bisa yang menyediakan makanan dan minuman yang dapat dijual kepada para pengujung.

Menurut Frida, peresmian program Lopo Dia Bisa Bank NTT bekerja sama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Belu. “Dinas mereka juga punya program berbasis inklusif sama dengan program Bank NTT jadi kita sinegerikan program,” ujar dia.

Jelas dia bahwa, Lopo Dia Bisa itu tempat asli yang disedikan Bank NTT dilengkapi dengan wifi gratis sekaligus tempat nongkrong untuk mahasiswa dan untuk usaha mengelola coffe kerja sama dengan Dinas.

“Selain itu juga kita berdayakan anak-anak muda dimana kelola caffe untuk berbisnis menyediakan minuman juga pangan lokal. Kita berdayakan kerjasama dengan Dinas,” kata Frida.

Lanjut dia, pihak Bank NTT selalu mendukung penuh program Pemerintah Belu. Peresmian Lopo Dia Bisa akan dihadiri langsung Direktur Pemasaran Dana Bank NTT Kupang.

Terpisah Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Belu, Ludovkus Manu menyampaikan terimakasih kepada Bank NTT yang menghadirkan Lopo Dia Bisa digital agen lengkap dengan fasilitas wifi untuk para generasi milenial.

“Program ini positif, selain berikan edukasi bagi para generasi muda, juga lengkap dengan usaha coffe dan pangan lokal,” ucap Ludovikus.