Komite III DPD RI Lakukan Kunker ke NTT

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 12 Anggota DPD RI melakukan kunjungan kerja ke Kupang Nusa Tenggara Timur pada Selasa (12/11/19) dalam rangka pengawasan atas pelaksaan undang-undang pariwisata dan penyandang disabilitas.

Delegasi Komite III dipimpin oleh Evi Apita Maya, Senator asal NTB yang beberapa waktu lalu sempat viral karena dituduh mengedit foto berlebihan untuk kepentingan kampanye. Rombongan tiba di kantor Gubernur pada pukul 10.00 WITA, dan langsung menggelar rapat dengan Pemprov NTT serta para pemangku kepentingan di bidang pariwisata dan disabilitas.

Dalam pengantarnya, Evi terlebih dahulu memperkenalkan para senator yang hadir. Mereka adalah Hilda Manafe (NTT), Silviana Murni (DKI Jakarta), Eni Sumarni (Jawa Barat), Abdi Sumaithi (Banten), WTP Simarmata (Sumut), Fernando Sinaga (Kaltara), Andi Nirwana (Sultra), Iskandar Muda Baharuddin Lopa (Sulbar), Mirati Dewaningsih (Maluku), Suriati Armayin (Malut), dan Yance Samongsabra (Papua Barat).

Dalam rapat yang berlangsung selama dua jam tersebut, para senator dan Pemprov NTT hanya fokus mendiskusikan kebijakan Pemprov NTT dalam mengelola dan mengembangkan sektor pariwisata, serta penanganan para penyandang disabilitas yang masih tergolong tinggi.

“NTT adalah wilayah yang punya potensi pariwisata besar yang tidak hanya populer di kalangan pelancong nusantara, tapi juga sudah mendunia. Sejumlah pesohor tercatat pernah berlibur di sini,” ujar Evi sambil mengutip nama artis Hollywood dan legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi yang pernah berlibur di Labuhan Bajo beberapa waktu yang lalu.

Dalam diskusi tersebut, Pemprov NTT juga meminta bantuan para senator untuk ikut serta mempromosikan spot-spot wisata yang ada di NTT agar lebih dikenal dunia. Karena menurut mereka, keindahan wisata alam di NTT sangat banyak dan beragam, bukan hanya Pulau Komodo dan Labuhan Bajo saja.

Permintaan ini diamini oleh segenap senator yang hadir. Sebagai perwakilan daerah, semua senator berkomitmen untuk memajukan semua potensi wisata di daerah-daerah, agar bisa menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan perekomian masyarakat.