Kadispar Tiga Kabupaten, Sambut Peluang Festival Cross Border

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau & Judith Lorenzo Taolin
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kegiatan Festival Wonderful Indonesia (FWI) 2019, yang digelar Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, memasuki akhir dari 12 perjalanan kegiatan di tiga Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) RI – RDTL.

Kepada sejumlah wartawan media cetak dan elektronik yang hadir di hari pertama gelaran FWI Motaain, Selasa (5/11/2019), Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh Ricky Fauziyani, mengatakan Program Pemerintah Pusat yang sudah digelar sejak 18 Agustus lalu, dapat mendorong PLBN, untuk menjadi beranda negeri, menjadi sentral ekonomi baru dan destinasi yang baru, sesuai program pemerintah kabinet Indonesia Bersatu.

“Gelaran Festival Cross Border ini harus mendorong PLBN untuk menjadi beranda negeri, menjadi sentral ekonomi baru dan destinasi yang baru, sesuai Program Pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu”, pinta Ricky.

Menurutnya, kegiatan yang digelar perlu mengangkat budaya daerah. “Aktifitas ini bukan hanya sebagai centra ekonomi tapi juga harus bisa menampilkan musik dan kegiatan – kegiatan yang mengangkat budaya daerah”, lanjut Ricky.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, Rainer Koly, yang sejak awal merespon baik kegiatan FWI di Motaain, menanggapi kegiatan Kemenpar RI sebagai suatu kegiatan yang sangat bermanfaat dan juga merupakan pembelajaran kepada masyarakat untuk terus berperan aktif memanfaatkan event FWI dengan mempromosikan berbagai produk yang dimiliki.

Wartawan media cetak dan elektronik wawancarai Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh Ricky Fauziyani, Perwakilan Kadisbudpar Belu dan Kadisbudpar TTU.

“Ini suatu proses pembelajaran kepada masyarakat, agar ke depan jika masih ada event seperti ini bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan setiap produk yang mereka miliki. Kami sangat berterimakasih kepada Kemenpar RI yang tidak putus – putusnya bekerja sama dengan Pemkab Belu dalam mendukung pembangunan di perbatasan”, ungkap Koly.

Dukungan senada terhadap kegiatan Kemenpar juga disampaikan Kadis Pariwisata Kabupaten Timor Tengah Utara, Robertus Nahas yang turut hadir dalam kegiatan FWI 2019 di PLBN Motaain kabupaten Belu. Robertus Nahas sangat mengapresiasi kegiatan Kemenpar RI.

“Kami berterimakasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah menggelar kegiatan ini. Lewat kegiatan ini, masyarakat di perbatasan saling bertemu dan bersilaturahmi, jadi sangat terasa persaudaraannya. Dampak dari pertemuan di batas melalui kegiatan ini, perekonomian rumah tangga masyarakat makin baik dari waktu ke waktu. Karena di sana pasti ada transaksi ekonomi. Kami mendukung seutuhnya program kerja dari kementerian RI. Harapan kita daerah perbatasan bisa menjadi destinasi baru untuk pariwisata juga”, ungkap Nahas.

Akhir dari wawancara dengan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik, Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata Muh Ricky Fauziyani, menegaskan lebih mengutamakan silaturahmi yang baik antar warga dua negara.

“Yang paling utama adalah bagaimana kita yang berada di border ini masih tetap bersilaturahmi. Festival cross border ini adalah laboratorium, untuk kita semua baik kami dari Pariwisata Ekonomi Kreatif, juga teman – teman di Provinsi, Kabupaten dan Kota. Bagaimana kita membuat event yang baik. Pastinya untuk setiap bulan kita berharap event seperti ini dilakukan Dinas Pariwisata kabupaten. Festival ini adalah laboratorium, kabupaten kota bisa menggalang komunitas dan media untuk mengadakan event – event seperti ini juga. Selanjutnya teman – teman komunitas dan media bisa menggandeng perusahaan – perusahaan yang punya CSR yang bisa mendukung kegiatan – kegiatan yang diangkat,”pinta Ricky.

Pantauan media ini, FWI 2019 di PLBN Motaain yang digelar bertepatan dengan hari pasar, ramai dikunjungi aparat keamanan dua negara dan warga yang melintas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil bupati Belu, JT.Ose Luan dan staf, Kepala PLBN Motaain Teolan Hutagalung dan staf, Kabid Pemasaran Dispar Belu, Rainer Koly dan staf, Kadis Pariwisata TTU, Robertus Nahas dan staf beserta sejumlah tamu undangan lainnya.