Pemerintah NTT Revisi Pajak Kendaraan Bermotor

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Pemerintah NTT berencana akan merevisi peraturan daerah (Perda) tentang pajak dan retribusi daerah, khususnya pajak pembelian kendaraan bermotor.

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah NTT, Zet Sony Libing sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Senin (28/10/2019).

Menurut Sony Libing, pajak pembelian kendaraan bermotor yang berlaku selama ini di NTT sebesar 15 persen. Akibatnya harga jual kendaraan pun ikut naik. Ini juga membuat perbedaan harga beli di Jakarta dengan Kupang sangat jauh.

“Rencananya kita akan kurangi pajak pembelian kendaraan bermotor menjadi 12 persen,” kata Sony Libing.

Ia menyatakan, dengan adanya revisi perda tentang pajak dan retribusi daerah yang diikuti dengan turunnya pajak pembelian kendaraan bermotor, dapat mengakomodasi persoalan seputar pembelian kendaraan. Pihaknya sedang mempersiapkan sejumlah ketentuan berkaitan dengan revisi perda dimaksud.

Pada kesempatan itu Sony Libing menyampaikan, saat ini pihaknya juga sedang mempersiapkan untuk melakukan pelelangan terbuka terhadap 78 unit mobil dinas. Dengan menggunakan nomenklatur pelelangan umum atau terbuka, maka tidak ada lagi istilah pemutihan kendaraan dinas. Karena pelelangan terbuka, masyarakat umum pun bisa mengikuti kegiatan itu dan tetap memiliki peluang yang sama dengan aparatur birokrasi untuk mendapatkan kendaraan yang dilelang.

“Kita akan umumkan ke publik soal waktu pelaksanaan pelelangan mobil dinas tersebut,” kata Sony Libing.

Tentang tahun produksi mobil yang akan dilelang, ia menyampaikan sudah melebihi enam tahun. Pihaknya akan menetapkan harga lelang setiap kendaraan dinas yang akan dilelang dengan mempertimbangkan penawaran tertinggi.

“Dana yang diperoleh dari pelelangan itu akan dihitung dan dimasukan dalam komponen pendapatan daerah,” papar Sony Libing.